Musda PAN Kota Tasik Pertaruhan di Pilwalkot 2022

95
0
PENGHORMATAN. Deretan foto mantan Ketua DPD PAN Kota Tasikmalaya terpasang di Sekretariat PAN di Jalan Gubernur Sewaka, Rabu (23/12). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Musyawarah daerah (Musda) DPD PAN Kota Tasikmalaya 2020 diproyeksikan menghasilkan ketua baru yang benar-benar berkualitas dari berbagai sisi. Pasalnya, PAN sudah menargetkan menurunkan kader di Pilkada Kota Tasikmalaya Tahun 2022.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Tasikmalaya, Bagas Suryono menilai Pilkada Kota Tasikmalaya 2022 merupakan even politik yang sangat penting. Pihaknya ingin PAN dinakhodai kader mumpuni untuk membawa PAN kembali berjaya.

“2022 atau 2024 adalah pertarungan hidup dan mati partai (PAN),” ungkapnya kepada Radar, Rabu (23/12).

Jika PAN bisa mengusung kader di Pilkada, kata Bagas, tentu ini menjadi ruang pengabdian yang lebih besar bagi masyarakat. Selain melalui lembaga legislatif, juga eksekutif.

Baca juga : 18 Anak Warga Kota Tasik Positif Covid-19 Diisolasi di RSUD

“PAN ingin memberikan manfaat yang lebih besar lagi kepada masyarakat secara umum,” katanya.

Maka dari itu, dia berharap DPP PAN melakukan penilaian matang. Supaya keputusan yang diambil dalam Musda bisa membawa kemajuan bagi PAN Kota Tasikmalaya.

“DPP harus berhati-hati dalam mengambil keputusan dalam musyawarah daerah,” katanya.

Terpisah, Ketua Steering Commite Musda DPD PAN Kota Tasikmalaya, Engkon Furkon menyebutkan pihaknya memang menargetkan kader PAN maju di Pilkada. Terlebih saat ini, PAN sudah masuk di unsur pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya.

“Bukan berarti ketua terpilih yang harus maju juga, tapi harus siap untuk maju,” terangnya.

Meskipun demikian, pihaknya menyadari jumlah kursi yang diraih mengharuskan ada koalisi. Pihaknya berharap koalisi nanti bisa menyepakati kader PAN maju. “Kami pun realistis, perlu berkoalisi dengan parpol lain untuk bisa maju,” katanya.

Pihaknya percaya DPP PAN bisa menilai dan memutuskan yang terbaik, khususnya dalam menentukan siapa Ketua DPD PAN Kota Tasikmalaya selanjutnya. Selain dari makalah dari calon formatur, juga penilaian kepada figur personal. “Jadi kita lihat keputusan DPP nanti,” katanya.

Sampai kemarin, sudah 11 kader yang mengambil formulir calon formatur. Dua tambahan yakni anggota DPRD Fraksi PAN Ade Lukman dan Aceng SH. “Jadi sudah 11 yang mengambil, mungkin besok (hari ini, Red) sudah ada yang mengembalikan,” katanya.

Waktu pengambilan dan pengemb­alian formulir dibatasi sampai hari Sabtu 26 Desember 2020. Pendaftaran calon formatur ditegaskannya bersifat gratis tanpa biaya. “Tidak ada biaya, kita terapkan politik tanpa mahar,” selorohnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.