Musikalisasi Puisi Diawali Pameran Lukisan

185
0
TEATRIKAL. Ashmansyah Timutiah (berdiri) dan Are menampilkan aksi teatrikal dalam pembukaan Ruang Indah di Tengah Perseteruan Politik di Kompleks Gedung Putih Pendopo Lama Jalan RAA Wiratanuningrat Kota Tasikmalaya, Senin (4/3).Firgiawan / Radar Tasikmalaya
Loading...

TAWANG – Para perupa Tasikmalaya memamerkan lukisannya pada pameran bertajuk “Berdansa dalam Senja, Warna Warni Perupa Tasik” di Gedung Putih Pendopo Lama Jalan RAA Wiratanuningrat, Senin (4/3). Event tersebut bagian dari rangkaian kegiatan Lomba Musikalisasi Puisi Terbuka 2019 yang akan digelar hingga 10 Maret.

“Dalam pameran ini, rekan-rekan perupa ingin bersilaturahmi, baik yang sudah berkancah di level nasional maupun internasional,” ujar Koordinator Kegiatan Seni Rupa Eri Aksa saat ditemui usai pembukaan kegiatan kemarin.

Menurutnya, pameran lukisan itu merupakan salah satu rangkaian pembukaan menjelang lomba musikalisasi puisi. Pada lomba itu, puisi-puisi karya penyair Tasikmalaya akan diaransemen menjadi lagu beragam genre oleh para peserta. Nantinya, akan diluncurkan 10 lagu terpilih dari puisi karya penyair Tasikmalaya. “Kegiatan lomba ini mulanya untuk skala Jawa Barat, namun karena animo peserta tinggi kami putuskan terbuka untuk berbagai daerah,” tuturnya.

Dalam pameran itu, ada lukisan karya perupa daerah dan nasional, seperti Acep Zamzam Noor dan Rukmini Yusuf, istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Drs H M Yusuf. Sedangkan dalam lomba nanti, puisi karya Acep Zamzam Noor dan Saeful Badar akan ditampilkan di akhir acara. “Ini juga sekaligus mengembalikan suasana era tahun 90-an di mana perupa, seniman, kerap bersilaturahmi. Di tengah hiruk pikuk politik hari ini, kami praktisi seni ingin memberi kesan indah dan berharap terjadi kesejukan di tengah masyarakat,” terang Eri.

Sementara, kegiatan tersebut juga dihibur oleh beragam pertunjukan seni dari berbagai komunitas seperti Komunitas Cermin, Sanggar Seni Kinanti dan lainnya. “Nanti di Tanggal 8 sampai 10 Maret lomba musikalisasi puisinya dari 10 sampai 11 sastrawan kita yang sudah berkancah di internasional mau pun nasional. Maka, kami harap pelajar dan mahasiswa bisa menikmati suguhan ini sebagai edukasi seni bagi kalangan muda juga,” harap dia.

Dalam pembukaan pameran itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf mengungkapkan kesenangannya terhadap karya seni. “Semoga ini terbawa teman-teman lain di pemkot. Nanti para kadis saya undang untuk melihat ke sini. Bisa sempatkan hadir untuk mengapresiasi karya anak bangsa dan kearifan lokal seniman Tasik,” ucapnya.

Dia berharap pembangunan-pembangunan di Kota Tasikmalaya juga melibatkan para pegiat seni agar hasil pembangunnya, selain indah juga bermakna. “Doakan, saya tengah merintis Tim Estetika Kota Tasikmalaya. Supaya ke depan pelaku seni terlibat dalam pembangunan daerah yang nantinya menjadi saran-masukan dalam setiap pembangunan infrastruktur kota,” tutur dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.