Secara Lembaga Bersikap Netral di Pilkada Garut

Muslimat NU Harus Melek Politik

280
0
POTONG TUMPENG. Ketua PC Muslimat NU Hj Yati Sumiati memotong tumpeng saat Harlah Muslimat NU ke-72 di Gedung Islamic Centre Jalan Pramuka, Garut Kota Rabu (2/5). Muslimat NU Garut menyatakan netral di Pilkada Garut.

GARUT KOTA – Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Garut mengadakan Harlah Muslimat NU ke-72 di Gedung Islamic Centre Jalan Pramuka, Garut Kota, Rabu (2/5).

Kegiatan yang mengusung tema Meningkatkan Khidmat Muslimat NU dalam Meneguhkan NKRI yang Damai dan Sejahtera ini dihadiri ribuan kader dari seluruh kecamatan di Kabupaten Garut.

Ketua PC Muslimat NU Hj Yati Sumiati mengatakan di Harlah ke-72 ini, Muslimat NU Garut ingin memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara dari berbagai sektor. Termasuk pendidikan, kesehatan sampi pendidikan politik.

“Kami siap memberikan kontribusi nyata untuk NKRI ini,” terangnya kepada Rakyat Garut usai kegiatan.

Menurut dia, kontribusi nyata yang sudah dilakukan yakni mengadakan berbagai kegiatan yang memanfaatkan program-program yang sudah ada di pemerintah, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian dan yang lainnya.

“Dari pusat kita sudah MoU dan kami di bawah merealisasikannya kepada masyarakat program tersebut,” terang dia.

Hj Yati mengaku, untuk saat ini program yang dijalankan sudah menghasilkan, khusunya dalam pemberdayaan masyarakat dan menggali potensi masyarakat khususnya ibu-ibu.

“Lihat saja, produk kreatif ibu-ibu dari tiap pelosok daerah di Garut sekarang bisa dipasarkan,” terangnya.

Selain menggali potensi masyarakat, kata dia, Muslimat NU juga ikut dalam menyukseskan pemilihan kepala daerah seperti gubernur dan bupati.

Salah satu caranya yakni memberikan penyuluhan kepada para wanita di Garut untuk bisa melek politik.

“Kami terus memberikan pelatihan, supaya para wanita bisa memberikan kontribusi nyata pada pelaksanaan Pilkada saat ini,” terangnya.

Jangan sampai, lanjut dia, para perempuan di Kabupaten Garut ini hanya sebagai penonton dan bersikap apatis pada pemilihan pemimpin untuk lima tahun ke depan ini.

Terkait sikap Muslimat NU di Pilkada Garut? Hj Yati menegaskan, untuk lembaga tidak berpihak kepada siapa pun dan netral dalam pilkada ini.

Tetapi pihaknya menyerahkan kepada semua kader Muslimat NU Garut untuk memilih siapa yang disukainya.

“Kami tidak menggiring untuk memilih salah satu calon, tetapi kami menyarankan untuk memilih pemimpin itu yang bisa membawa Garut lebih baik,” paparnya.

Mengenai kedatangan pasangan Ihsan, menurut Hj Yati, itu merupakan undangan pribadi. Karena paslon tersebut masih keluarganya.

“Itu undangan pribadi. Bukan lembaga,” tegasnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.