4 Pengendara Motor Ditubruk, Lima Orang Masuk Rumah Sakit

Nabrak, Panik, Nabrak Lagi

9171
PENYOK. Angkot yang menabrak sejumlah pengendara motor di Jalan SL Tobing, Minggu sore (23/6). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Sebuah mobil Angkutan Kota (Angkot) jurusan Mangkubumi-Pancasila yang dikendarai Rohandi (59), menabrak sebuah mobil dan empat sepeda motor yang dilaluinya, Minggu (23/6). Diduga, sopir panik dan hendak kabur ketika mengalami tabrakan pertama di Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya.

Salah seorang saksi, Arrival (21) mengatakan sekitar pukul 16.45 sebuah angkot menubruk mobil Ayla Nopol A 1836 KH yang sedang berhenti di lampu merah persimpangan Padayungan dari arah Jalan HZ Mustofa. “Lumayan kencang suaranya, ternyata angkot nabrak belakang mobil itu,” ungkapnya kepada Radar.

Kemudian, pengguna jalan dan warga di sekitar meminta pengendara Ayla dan angkot tersebut menepi. Namun saat lampu rambu lalu lintas menunjukkan warna hijau, angkot langsung tancap gas menuju Jalur SL Tobing. “Mobil yang ditabrak udah menepi, angkot kabur pas lampu hijau,” tuturnya.

Arrival bersama beberapa pengendara motor langsung mengejar angkot tersebut. Mobil bernopol Z 1941 KA itu melaju secara ugal-ugalan. Mobil itu, lalu menubruk dua pengendara motor jenis matic di depan Graha Pena Radar Tasikmalaya. “Ada dua motor yang ke tabrak di situ, yang kelihatannya beberapa perempuan keluar banyak darah,” tuturnya.

Setelah menabrak dua motor, Rohandi nekat terus tancap gas ke arah Linggajaya. Di persimpangan Paseh, angkot kembali menyerempet driver Ojek Online (Ojol) dan menubruk satu pengendara motor lainnya. “Kalau yang ojol enggak kenapa-kenapa,” ujarnya.

Saksi lainnya, Beni Mardini (33), mengatakan kecelakaan akibat sopir angkot yang mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Lalu, Angkot tersebut setelah menabrak beruntun empat motor hendak melarikan diri dan warga serta pengendara motor lainnya mengejar. “Akhirnya angkot itu bisa ditangkap warga di pertigaan SL Tobing (Paseh, Red),” ceritanya.

Jelas dia, tiga orang korban kecelakaan saat itu langsung dilarikan ke RSUD menggunakan mobil colt bak, satu orang ke rumah sakit TMC. “Kabarnya di Paseh juga angkot itu menabrak seorang anak,” jelasnya.

Warga yang berang sempat meminta sopir keluar dan menanyainya. Banyaknya warga membuat lalu lintas di lokasi tersebut sempat macet. Bahkan ada kecurigaan sopir dalam kondisi tidak sadar. Namun Rohandi menegaskan dia tidak mabuk.

Polisi langsung mendatangi lokasi dan mengumpulkan keterangan terkait kejadian tersebut. Rohandi pun diamankan petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kanit Laka Polres Tasikmalaya Kota Ipda Dedi Haryana menegaskan Rohandi tidak mabuk. Dia panik setelah tabrakan yang pertama. “Kalau mabuk tidak, dia panik,” ujarnya.

Adapun korban yang mengalami luka-luka yakni pengendara Honda Beat nopol Z 3098 LI Yayan Supian (57), dan yang diboncengnya yakni Anindito (3) serta Isah (50) ditangani di RSUD dr Soekardjo.

Selain itu, korban luka-luka lainnya yakni Dua orang mahasiswi Sela Prasisti (19) dan temannya Fitri Nur Afiah (19) dibawa ke Tasikmalaya Medical Center (TMC) untuk mendapatkan penanganan medis. (rga)

loading...
BERBAGI

3 KOMENTAR

  1. raziaa semuaa angkot pasti ga punyaa sim bikin celaka orang sdah tau salah malah kabur gak ada tanggung jawabnyaa hanyaa kejar setoran, polisi tasik harus bertindak tegas terhadap sopir angkot yg seperti itu, jangan di diamkan…dan jangan ditegur tapi di tindak klo perlu kandangin angkot2 yg tdak lengkap surat2nya apalagi sudah nabrak kendraan lain malah kabur…panik boleh tapi tanggung jawab yg utama panik ini malah makin banyak yg jadi korban…

  2. Banyak sekali angkot yg tdk standar angkutan umum dan tdk dilengkapi surat kendaraan dan sim dgn berhenti disembarang tempat
    Mohon kpd jajaran kepolisian dan dllaj memeriksa kondisi angkutan umum dan kelengkapan surat nya
    Karena itu transportasi umum dan harus sesuai pelayanan nya sbg angkutan
    Jgn cuma kpd kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi yg d periksa sementara angkutan Umum bebas Operasional kurangnya kontrol dari pihak terkait
    Terima kasih

  3. Betul tuh angkot sma sopir nya hrus sring di razia ,untuk melihat kelengkapan surat surat kendaraan nya…!maju terus kepolisian tasik malaya👍

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.