Nakes Garut Positif Covid-19, Pelayanan RSUD Pemeungpeuk Dihentikan

363
0
Leli Yuliani Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut
Loading...

TAROGONG KIDUL – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk Kabupaten Garut dihentikan sementara. Hal itu dilakukan setelah 25 orang karyawan di rumah sakit tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari 25 orang yang positif ini mayoritas tenaga kesehatan (nakes),” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani kepada wartawan, Senin (30/11).

Leli menerangkan dengan mayoritas tenaga kesehatan yang positif Covid-19, maka pelayanan kesehatan di RSUD Pameungpeuk dihentikan untuk sementara waktu.

“Penutupan sejak tanggal 26 (November) kalau tidak salah. Sampai kapan belum tau karena belum semua hasilnya,” terangnya.

Kendati layanan ditutup sementara, pasien yang dirawat di RSUD Pameungpeuk tetap berada di sana. Sebab, tim dari Dinas Kesehatan telah melakukan pengetesan kepada seluruh karyawan dan pasien di rumah sakit itu.

Loading...

Baca juga : Bupati Garut Rotasi & Mutasi 25 Pejabatnya

Namun, RSUD Pameungpeuk tidak melayani pasien baru hingga waktu yang belum ditentukan. Pasien di wilayah selatan Garut yang membutuhkan pelayanan medis dialihkan sementara ke rumah sakit lainnya.

Leli menambahkan, untuk hasil pengetesan lanjutan kepada seluruh karyawan dan pasien hasilnya masih belum keluar. “Kemarin di-swab lagi kang seluruhnya, itu belum ada hasil,” kata dia.

Ia mengatakan mayoritas dari 25 karyawan yang terkonfirmasi tidak memiliki gejala. Namun, ada juga di antaranya yang memiliki gejala. Saat ini, seluruh karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu diisolasi di RSUD Pameungkeuk.

Leli belum dapat memastikan penyebab awal kemunculan klaster penyebaran Covid-19 di RSUD Pameungpeuk.

“Masih di-tracing sumbernya, darimana memang sekarang mah nggak ketahuan, apakah dari pasien, sekarang mah jadi cukup susah menentukannya,” katanya.

Sementara kasus Covid-19 di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Garut, Leli mengatakan hingga saat sudah selesai. Seluruh nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari rumah sakit itu sudah selesai menjalani masa isolasi.

Kendati demikian, pelayanan di rumah sakit swasta itu belum diizinkan kembali berjalan. “Rencana baru mulai besok tanggal 1 (dibuka),” ujarnya.

Hingga saat ini, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut berjumlah 1.877 orang. Sebanyak 1.187 orang telah dinyatakan sembuh, dua orang isolasi mandiri, 645 orang isolasi di rumah sakit, dan 43 orang meninggal dunia. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.