Nakes Senior di Kota Tasik Positif Covid-19, Dirujuk ke Jakarta Naik Pesawat

221
0
Loading...

KOTA TASIK – Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasik dirujuk ke rumah sakit (RS) di Jakarta, Senin (14/12) sore.

Nakes itu dirujuk ke Jakarta menggunakan pesawat terbang dari Bandara Wiriadinata Kota Tasikmalaya, atas permintaan pribadinya.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Titie Purwaningsari mengatakan, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu merupakan salah seorang tenaga kesehatan (Nakes) senior di Kota Tasik.

Dikarenakan sudah berusia lanjut dan memiliki penyakit penyerta (komorbid), pasien itu dirujuk ke rumah sakit yang berada di Jakarta.

“Karena butuh penanganan cepat, sehingga dibawa langsung ke Jakarta. Keluarganya juga banyak di Jakarta,” katanya kepada wartawan, Selasa (15/12) pagi.

Loading...

Terang Titie, rujukan itu merupakan inisiatif pasien. Dan penggunaan pesawat terbang sebagai alat transportasi rujukan juga dilakukan atas permintaan dan sesuai dengan kemampuan pribadinya.

Ia mengakui, pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya masih kurang optimal untuk menangani kasus tertentu.

Dalam arti, saat ini RS tertinggi di Kota Tasikmalaya adalah tipe B, yaitu RSUD dr Soekardjo.

Padahal, ada beberapa penyakit yang harus ditangani oleh dokter subspesialis, yang notabene hanya berada di RS tipe A.

Ketika menemukan kasus yang membutuhkan penanganan khusus, pasien dari RSUD dr Soekardjo biasanya dirujuk ke RS tipe A yang berada di ibu kota provinsi.

“Biasanya, kalau tidak ke Bandung, Jogja, atau Jakarta,” bebernya.

Jika pasien mampu, umumnya keluarga memberangkatkan pasien secara mandiri tanpa harus melalui rujukan berjenjang.

Namun, jika pasien tak mampu atau menggunakan BPJS Kesehatan, harus melalui rujukan berjenjang.

“Itu bisa kita rujuk secara berjenjang, tapi tidak dengan fasilitas pesawat,” tambahnya.

Titie menandaskan, fasilitas kesehatan yang ada di Kota Tasikmalaya memang belum bisa menangani semua kasus kesehatan (penyakit).

Sebab, masih banyak keterbatasan yang ada di fasilitas kesehatan di Kota Tasik.

“Mulai dari belum ada RS tipe A, lalu ketersediaan dokter spesialis, hingga ketersediaan alat-alat kesehatan,” tandasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.