Nama Singkatan Instansi Pemerintah Jangan Lebay

1337
0
JELASKAN. Imam Jahrudin Priyanto Drs MHum, menjadi pemateri dalam Pelatihan Bahasa Jurnslistik Radar Tasikmalaya Grup dengan tema 'Daya Tarik Judul Berita dan Identitas Bahasa Negara', Sabtu (6/7). rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

SL TOBING – Saat ini banyak Pemerintah Daerah (Pemda) yang dinilai para pakar dan ahli Bahasa Indonesia ‘lebay’ membuat nama singkatan-singkatan dinas atau instansi Pemda. Sehingga, nama singkatan itu membuat masyarakat membacanya bingung dan tidak paham artinya.

Contohnya, Disnakercasipduk berasal dari kalimat Dinas Tenaga Kerja, Catatan Sipil, dan Kependudukan. Hal itu terungkap dalam Pelatihan Bahasa Jurnslistik Radar Tasikmalaya Grup dengan tema ‘Daya Tarik Judul Berita dan Identitas Bahasa Negara’, Sabtu (6/7).

Pelatihan itu dihelat di Studio Radar Tasikmalaya Tv, Jalan SL Tobing, Graha Pena Radar Tasikmalaya yang diikuti seluruh tim redaksi Radar Tasikmalaya Grup yang terdiri dari koran, televisi dan online dengan pemateri Imam Jahrudin Priyanto Drs MHum.

“Jadi saya pernah mendapati nama instansi seperti itu. Disnakercasipduk Kota Cimahi Umumkan Pembuatan KTP Gratis. Itu kan lebay dan membuat bingung masyarakat karena terlalu disengaja jadi kalimat yang panjang,” ujar Imam dalam pelatihan itu.

Maka menurut dia, harusnya nama instansi Disnakercasipduk itu dipisah saja. Karena terdiri dari beberapa tugas. “Dan setelah dikritisi akhirnya dipisah jadi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dinas Catatan Sipil Kependudukan (Discapilduk). Itu tak akan membuat masyarakat bingung,” terangnya.

Dia menambahkan, belantara singkatan dari nama-nama instansi atau dinas ini memang terjadi di hampir seluruh pemerintahan Se-Indonesia. Dan akhirnya, redaktur memunculkan nama instansi dengan banyak singkatan itu tanpa memikirkan apakah masyarakat mengerti dengan judul berita tersebut.

“Karena tanpa disadari itu terjadi karena ruang sempit, lalu redaktur menampilkan banyak singkatan dan akronim pada judul. Ini harus diubah agar yang membaca koran paham dengan judul juga tak dibuat bingung oleh judul,” tukasnya. (rez)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.