KPU dan Bawaslu Diminta Bertindak Tegas

Nama Warga Banyak Dicatut Parpol

699
0

TASIK – Setiap partai politik memiliki kepengurusan dan anggota yang di-input dalam data Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU dari mulai pengurus sampai anggota.

Namun demikian, data tersebut tidak sepenuhnya valid. Karena banyak nama warga yang dicatut oleh parpol.

Berdasarkan data Sipol awal yang di­kan­tongi KPU Kota Tasikmalaya, 14 parpol sudah mencantumkan jumlah kepengurusan dan anggotanya.

Seperti Partai Berkarya 1.302 orang, Partai Garuda 745 orang, Partai Gerindra 1.178 orang, Partai Golkar 2.095 orang, Partai Hanura 1.726 orang, Nasdem 1.177 orang, PAN 725 orang, Demokrat 785 orang, PDI Perjuangan 1.012 orang, Perindo 1.408 orang, PKB 818 orang, PKS 1.016 orang, PPP 1.321 orang dan PSI 698 orang.

Namun beberapa waktu lalu, terungkap kasus pencatutan nama warga oleh salah satu parpol. Hal itu diketahui ketika salah seorang warga mendaftar sebagai petugas pelipatan suratt suara wilayah Kecamatan Bungursari, namun dirinya tercatat dalam data Sipol. Sedangkan dalam aturan, pelipat surat suara tidak boleh berasal dari anggota partai atau tim pemenangan.

Kepada Radar, Ketua KPU Kota Tasikmalaya Ade Zaenul Mutaqin pernah mengatakan bahwa petugasnya sudah melakukan konfirmasi. Warga tersebut (petugas pelipat surat suara, Red) tetap direkrut karena mengaku bukan anggota parpol mana pun yang dikuatkan oleh surat pernyataan di atas materai.

Dengan pernyataan dari petugas tersebut, disimpulkan bahwa namanya dicatut oleh parpol dan dimasukkan ke dalam data Sipol. “Kita memang banyak menemukan warga yang tidak merasa menjadi anggota parpol,” ungkapnya kepada Radar beberapa waktu lalu.

Ketika ditanya berapa banyak nama warga yang dicatut masuk parpol? Ade menjawab tidak bisa memastikan jumlah pastinya. Karena verifikasi sipol dilakukan dengan teknik sampling. ”Jadi bukan satu dua warga biasa masuk data sipol, tapi banyak,” tuturnya.

Menanggapi itu, anggota Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya H Dodo Rosada mengatakan temuan itu (pencatutan nama, Red) menunjukkan minimnya kejujuran parpol. Idealnya, data yang dimasukkan dalam Sipol disesuaikan dengan fakta di lapangan. “Ini berarti menghalalkan segala cara untuk pemenuhan syarat,” terangnya.

Menurutnya, KPU dan Bawaslu harus tegas ketika menemukan pencatutan nama oleh parpol. Dia pun berpikir jika memang data sipol sesuai dengan keanggotaannya, maka jumlah parpol di Kota Tasikmalaya tidak sebanyak sekarang. “Jadi pertanyaan juga tentang legalitas parpol-parpol yang ada di Kota Tasik ini,” tuturnya.

Idealnya, kata Dodo. parpol menyetorkan data pengurus dan anggota yang valid dan terverifikasi. Karena parpol merupakan embrio untuk melahirkan pemimpin. “Kalau dilakukan secara tidak jujur, bagaimana bisa layak jadi pemimpin,” ujarnya.

Terpisah, aktivis pemuda Dian Pertama mengatakan bahwa petugas parpol terkadang menggunakan cara licik. Dia pernah menemukan ada petugas (parpol) mengumpulkan fotokopi KTP warga tanpa alasan yang jelas. “Warga yang tidak tahu apa-apa ya diberikan saja,” katanya.

Menurut dia, banyaknya pencatutan nama warga yang dilakukan parpol akan menurunkan tingkat kepercayaan dari masyarakat. Karena disadari atau tidak, hal itu jelas merugikan masyarakat yang dicatut. “Contohnya ya seperti kasus petugas pelipat suara,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin mengatakan pihaknya mendapat laporan dari panwascam, ada petugas pelipat surat suara dari Kecamatan Bungursari yang tercatat dalam data Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). “Kalau masuk Sipol otomatis dia anggota parpol,” ujarnya kepada Radar, Senin (11/2).

Hal tersebut sudah menjadi temuan Panwascam Bungursari beberapa waktu lalu dan dikomunikasikan dengan PPK yang merekrut petugas tersebut. Namun, demikian saat dicek kembali orang tersebut masih ada. “Tadi dicek sama petugas di kecamatan masih ada,” tuturnya.

Hasil penelusuran Bawaslu, petugas bersangkutan mengaku bukan dari anggota parpol. Terkait namanya yang tercatat. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.