Nasdem: Orang Aceh Terbang Ke Jakarta Bawa Paspor, Negara Akan Ditertawakan

65

Tarif tiket pesawat rute domestik yang melonjak tinggi dibandingkan ke luar negeri menambah karut marut sistem penerbangan nasional.

Anggota Komisi III DPR Teuku Taufiqulhadi berpendapat ada yang salah dengan sistem transportasi dalam negeri ketika orang Aceh harus membawa paspornya untuk pergi ke Jakarta.

“Paspor itu digunakan sebagai cara agar mereka mendapat tiket yang lebih hemat. Saya mendapat laporan, kini berduyun duyun warga Aceh ke kantor imigrasi untuk mendapatkan paspor,” ujar Taufiqulhadi dalam pesan elektroniknya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/1).

“Dengan paspor tersebut, mereka bisa ke Jakarta via Malaysia. Kenapa harus melalui Malaysia? Dengan melalui Malaysia, mereka akan mendapatkan tiket pesawat udara lebih murah,” tambahnya.

Untuk penerbangan langsung ke Jakarta dari Aceh, tarif yang dikenakan mencapai lebih dari Rp 2 juta. Bandingkan melalui Kuala Lumpur yang justru lebih murah.

“Sangat aneh. Logika awam saya, seharusnya jika langsung, tanpa melalui negara asing lebih dulu, tiket lebih murah. Ini kok lebih mahal? Di mana letak masalahnya? Atau pihak Kementerian Perhubungan menganggap ini hal yang lumrah?” kritik legslator Nasdem ini.

Ia khawatir penerbangan Indonesia didiskreditkan dunia internasional jika masalah kenaikan tarif rute domestik ini dibiarkan.

“Negara akan ditertawakan. Saya berharap, hal aneh ini segera dapat perhatian Kementerian Perhubungan,” pintanya.[wid] 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.