Nasionalisme-Agama Bersatu, Negara Bersatu

167
0
deni nurdiansah / radar tasikmalaya BERSATU. Anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno dan Ansor saat sosialisasi empat pilar kebangsaan kemarin.

BANJAR – Ketika kaum Nasionalis dan Agamis bersatu maka keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan terus terjaga dari segala bentuk gangguan yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan. Itu diungkapkan Ketua GP Ansor Kota Banjar Supriyanto.
”Justru keduanya akan saling menguatkan, dimana umat beragama bisa menjalankan ibadahnya, nasionalisme juga tidak berisi jika tidak didasari dengan agama,” ungkapnya usai Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kemarin (10/10).
Selama ini, kata dia, Nahdlatul Ulama (NU) dan sayap organisasi selalu mengawal keduanya. Tidak mengabaikan salah satu diantaranya. ”Jika beragama tanpa ada nasionalisme saya yakin bangsa ini akan tepecah belah,” ucapnya.
Bahkan, menurut dia, para pendiri NU sendiri menggelorakan nasionalisme. ”KH Hasyim Asyari sendiri menyatakan dalam resolusi jihadnya bahwa bela negara adalah bagian dari agama,” ucapnya.
Maka, kata dia, sudah menjadi suatu kewajiban bagi para penerus NU lainnya untuk memegang teguh kedua paham tersebut. ”Di setiap kesempatan kita selalu tekankan kepada semua anggota Ansor dan Banser tentang pentingnya bela negara dan agama,” ujarnya.
Anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno juga menegaskan bahwa NKRI akan terus berjaya jika nasionalisme dan agama beriringan. ”NKRI akan terus ada selama-lamanya jika keduanya saling bersatu,” tegasnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.