Nek Anis Meninggal di Wisata Situ Wangi

152
0
Istimewa EVAKUASI. Warga dengan kepolisian mengevakuasi jasad nenek Anis (70) yang tenggelam di Situ Wangi Kecamatan Kawali, Minggu (22/12).

CIAMIS – Anis (70), warga Bojongsari RT 11 RW 04 Kecamatan Lumbung meninggal dunia usai tenggelam di objek wisata Situ Wangi di Desa Winduraja Kecamatan Kawali, Minggu (22/12) sekitar pukul 13.00. Diduga korban terpeleset ke situ dan tidak bisa berenang sehingga kehabisan napas.

Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Risqi Akbar SIK menerangkan, penemuan korban itu bermula saat saksi Iyus Yusman (50) membersihkan rumput di sekitar Situ Wangi sekitar pukul 11.45. Saksi melihat ada yang mengambang mirip karung dari jarak 50 meter. Ketika saksi mengecek objek yang dilihat itu ternyata mayat berjenis kelamin perempuan. Korban mengambang dengan posisi telungkup.

Melihat hal tersebut, Iyus memberitahukannya ke Hamyansyah. Hamyansyah sebelumnya sempat melihat korban mondar-mandir di area Situ Wangi. “Dari laporan itu, kita lakukan evakuasi oleh anggota sehingga berhasil dibawa ke daratan,” tutur Kasat.

Semula jasad korban tidak diketahui karena tidak membawa identitas. Namun, korban bisa dikenali oleh warga yang berkerumun ke tempat kejadian perkara (TKP). Keluarga korban pun berdatangan. Setelahnya anggota Inafis membawa jasad nenek Anis untuk divisum di puskesmas.

Dari hasil pemeriksaan, ada luka lecet di kedua mata dan telinga kanan korban. Namun, luka ringan tersebut bukan disebabkan adanya penganiayaan atau hantaman benda tumpul. Kemungkinan luka itu akibat korban terjatuh dan membentur benda di situ. Hal ini diperkuat dengan adanya tembok di Situ Wangi yang rusak seperti bekas pijakan orang yang terpeleset. “Kesimpulan kami diduga korban terpeleset dan jatuh ke dalam Situ Wangi sebelum pada akhirnya ditemukan meninggal dunia,” tutur dia.


Dari penuturan keluarga korban, Anekawati, kata Risqi, Anis sering kali mengeluh pusing, sakit kencing dan pinggang. Kemarin sekitar pukul 07.00, korban sempat meminta izin untuk membeli obat ke apotek daerah Kawali dengan jalan kaki sendiri dan menolak diantar oleh keluarga. “Pihak keluarga juga menerimanya dan menolak untuk autopsi dan langsung dibawa untuk disemanyamkan di rumah dukanya,” kata dia.

Sementara itu, Iyus Yusman mengaku, awalnya benda yang mengambang di Situ Wangi itu dikira karung. Tapi setelah dicek ternyata jasad manusia. Dia kaget dengan temuan tersebut dan langsung memberitahu rekannya yang selanjutnya melapor ke Polsek Kawali. “Saya kira tadinya karung mengambang, ternyata mayat manusia,” ujar dia. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.