Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Korban Diketahui Baru Pertama Kali Mencari Ikan Menggunakan Jaring

Nelayan Hilang Belum Ditemukan

55
0

CIPATUJAH – Hingga Minggu (6/10), tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap Dadan (29) yang hilang saat menebar jaring ikan pada Jumat (4/10) malam. Pencairan yang menyisir Pantai Cipatujah dan ke tengah lautan belum membuahkan hasil.

Komandan Tim Kantor Pencairan dan Pertolongan Pos SAR Tasikmalaya Bagus Prayog mengatakan, pihaknya baru menerima laporan pada Sabtu pukul 08.00. Tim langsung menuju lokasi. Dari Basarnas ada lima orang yang diterjunkan, sementara Tim SAR Gabungan total 25 orang.

“Sabtu penyisiran dilakukan sampai pukul 17.00, tapi korban belum juga ditemukan. Kami menyisir darat sekitar dua kilometer

dari arah timur dan ke barat,” ujarnya kepada Radar, Minggu (6/10).

Hari ini, kata dia, pihaknya melakukan penyisiran air menggunakan satu perahu nelayan dan satu perahu Pol Air. Sejauh tiga kilometer sudah dilalui bersama tim gabungan untuk mencari korban sejak pukul 07.30-11.00. Selain itu, dilakukan juga penyisiran darat dengan jarak sekitar empat kilometer dari lokasi kejadian.

“Rencananya besok (hari ini) kembali dilakukan penyisiran lagi. Jika memungkinkan akan diperluas menjadi empat kilometer untuk darat dan air, itu pun jika kondisi ombaknya bagus,” katanya.

Jelas dia, beberapa hari ini ketinggian ombak di Pantai Cipatujah mencapai 1- 2 meter dan angin juga cukup kencang. Sehingga menjadi kendala dalam pencarian korban. Anggota akan siaga untuk operasi SAR selama tujuh hari. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti hari kelima itu akan ada evaluasi.

“Kalau memang masih memungkinkan dicari nanti akan cari, tapi kalau misalkan dari hasil evaluasi pihak keluarga sudah mulai bisa mengikhlaskan dan mulai tidak ada tanda-tanda akan ditemukan biasanya operasi akan diubah statusnya menjadi pemantauan,” katanya.

Kata dia, berdasarkan informasi yang didapat dari keluarga, awalnya korban sedang menjaring ikan di Muara Pantai Cipatujah pukul 16.00 Jumat (4/10). Kemudian korban memberi tahu kepada keluarga kalau misalkan pada pukul 18.00 belum pulang minta tolong diantar lampu. Kemudian, setelah magrib keluarganya mendatangi korban untuk mengantarkan senter. “Namun, ketika tiba di lokasi keluarga tidak menemukan korban, yang ditemukan hanya patok penahan jaring saja,” ucapnya.

Relawan BPBD Kecamatan Cipatujah Rahmat Saputra mengatakan, setelah pihak keluarga mengetahui korban hilang, mereka langsung mencari di sekitar lokasi. Namun, upaya keluarga tidak membuahkan hasil dan akhirnya melaporkan ke warga dan para nelayan lainnya.

Kata dia, adanya laporan tersebut langsung direspons oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, TNI, nelayan, BPBD dan unsur lainnya untuk mencari keberadaan korban. “Dalam dua hari ini kami terus melakukan upaya pencarian dan sampai saat ini belum ditemukan,” ujarnya.

Jelas dia, berdasarkan keterangan keluarga, pada waktu itu korban membawa jaring yang berukuran besar. Di mana jaring tersebut harus ditarik oleh dua orang dan tidak akan kuat oleh sendirian. “Kemungkinan awal tidak kuat menahan jaring sehingga terbawa ke tengah laut, karena jaringnya ukuran besar,” katanya.

Kata dia, korban juga bukan nelayan pinggir laut asli atau sudah sejak lama menggelutinya. Karena korban menjadi nelayan setelah usai melaksanakan pekerjaannya menjadi kondektur truk. “Menjadi nelayannya belum begitu paham mungkin, karena baru menggelutinya,” tandasnya.

Ketua Rukun Nelayan Pamayangsari Sana Sofyan menyatakan, saat korban hilang kondisi air di Pantai Cipatujah tidak begitu deras. Kemungkinan besar korban hilang karena terbawa jaring, karena di lokasi kejadian hanya ada patoknya saja. Sedangkan jaring dan korban sudah tidak ada.

“Pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan. Bahkan saat malam hari pun juga melakukan pencairan di pinggir pantai. Karena melihat arus kemungkinan korban ini terbawa ke bibir pantai. Sekarang (malam ini) juga kita lagi melaksanakan pencairan di bibir pantai ke arah Pantai Ciheras, mudah-mudahan bisa ditemukan,” harapnya. (obi/ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.