Nenek Disekap Anaknya di Kamar, Begini Kata Kata Kapolsek Langensari Kota Banjar

54
0
TEGAS. Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny diwawancara terkait keberadaan menara komunikasi ilegal. cecep herdi / radar tasikmalaya
TEGAS. Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny diwawancara terkait keberadaan menara komunikasi ilegal. cecep herdi / radar tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny mendatangi salah satu warga di Dusun Karangmukti Desa Langensari Kecamatan Langensari Jumat (29/1). Kedatangannya setelah mendapat laporan adanya seorang nenek berusia 80 tahun ditelantarkan anak kandungnya.

Kapolsek Langensari AKP Sarbini mengatakan awalnya mendapatkan laporan dari warga bahwa ada yang menelantarkan orang tuanya dengan cara mengunci pintu rumah.

“Kita langsung mendatangi ke rumahnya mencari tahu akar permasalahan yang sebenarnya seperti apa,” kata dia kepada wartawan, Jumat (29/1) usai bermusyawarah.

Kata dia, ternyata antara nenek yang diketahui bernama Karsiyah itu tinggal satu rumah dengan anaknya, Sum. Nenek tersebut agak pikun.

Berdasar keterangan Sum, kata kapolsek, ibunya dibiarkan terkunci di rumah karena dia khawatir ibunya keluar. Sebab sudah pikun. Maka, oleh anaknya yang keseharian bertani sebelum berangkat ke sawah mengunci pintu dari luar.

loading...

Baca juga : Pemkot Banjar & LKKS Bagikan 8 Kursi Roda untuk Disabilitas 

Dia mengatakan warga melapor karena nenek tersebut menggedor-gedor pintu, sehingga oleh warga dicurigai terjadi penganiayaan. “Ternyata saat meninggalkan rumah, Sum membiarkan ibu kandungnya dan tidak memperhatikan keperluan. Sehingga ibunya menggedor pintu meminta bantuan,” jelasnya.

Setelah dilakukan musyawarah yang dihadiri Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK, MH, babinsa, perwakilan desa akhirnya dibuat pernyataan agar Sum (anaknya) tidak mengulangi perbuatan tersebut. Jika terulang maka siap diproses hukum.

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK MH mengaku terpukul adanya permasalahan tersebut. “Kita berusaha dengan musyawarah agar anaknya bisa lebih memperhatikan orang tuanya yang telah melahirkan dan membesarkan. Karena kalau bukan anaknya siapa lagi,” ujarnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.