Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.5%

19.8%

7.7%

69%

Nenek Warga Indihiang Kota Tasik Sakit dan Tinggal di Rumah Kumuh, Alhamdulillah Ada Perhatian Pemkot..

1048
0
MEMPRIHATINKAN. Kondisi Mak Uho (80) yang mengalami stroke tinggal di rumahnya kumuh di Rangrangjami Kelurahan/Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jumat (7/8). Kini Mak Uho dirawat di RSUD. Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya

Rumah merupakan tempat peristirahatan yang layaknya ditata seapik mungkin. Namun kondisi ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini tampaknya berefek pada kebersihan dan kerapian tempat tinggal.

Rangga Jatnika, Kota Tasik

Seperti halnya Mak Uho (80), yang tinggal di Rangrang Jami Kelurahan/Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Baca juga : Jalin Silaturahmi, Driver Ojol Tasikmalaya Bagikan 500 Nasi Box

Meskipun rumah itu merupakan bangunan permanen, namun kondisinya tampak tidak terurus.

Bagaimana tidak, lansia tersebut tidur di tengah rumah di mana berbagai barang menumpuk di ruangan tersebut. Perabotan rumah tangga dan tumpukkan pakaian terlihat berserakan.

Di usianya yang sudah uzur, Mak Uho sudah sakit-sakitan bahkan tidak bisa beraktivitas secara normal. Dia hanya bisa terbaring seharian karena kakinya yang bermasalah.

Mak Uho tinggal bersama anak semata wayangnya, Aep Saepudin (55). Pria berstatus duda itu kesehariannya bekerja sebagai satpam di sebuah perusahaan di Kota Tasikmalaya.

Aep Saepudin (55) mengatakan bahwa ibunya memang menderita stroke ringan. Sekitar dua minggu terakhir kondisinya memburuk sehingga tidak bisa berjalan. “Sebelumnya masih bisa jalan, sekarang sudah tidak bisa,” katanya.

Mengurus ibunya sendirian membuat dia cukup kewalahan, karena juga harus bekerja. Maka dari itu, rumahnya tergolong berantakan. “Jadi lumayan repot juga,” terang pria yang bekerja sebagai Satpam itu.

Bagian belakang rumahnya mengalami roboh sudah cukup lama. Aep tidak punya dana untuk memperbaikinya, namun malu meminta bantuan pemerintah.

“Ya saya juga ngaku salah, tadi sudah dimarahin sama Pak Lurah,” ujarnya.

Dia pun berterima kasih atas bantuan dari pemerintah Kota baik dalam hal pengobatan ibunya juga perbaikan rumahnya. Menurutnya ini sebuah bentuk perhatian yang berarti untuknya.

“Alhamdulillah, meskipun bukan saya yang minta tapi ada perhatian,” katanya.

Jumat siang, (7/8), Dinas Sosial Kota Tasikmalaya melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) mendatangi rumah Mak Uho untuk memberikan penanganan.

Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, H Nana Rosadi menyebutkan pihaknya mendapat informasi adanya warga yang perlu bantuan. “Dan ternyata memang sangat perlu dibantu,” ungkapnya kepada Radar, kemarin.

Kondisi Mak Uho sedang sakit dan tidak bisa berjalan karena ada masalah di kakinya. Petugas pun langsung mengevakuasinya ke RSUD dr Soekardjo. “Kasihan kalau tidak ditangani kesehatannya,” terangnya.

Baca juga : Polresta Tasik Limpahkan Kasus Denny Siregar ke Polda Jabar

Rumah yang kurang terurus itu pun, rencananya akan dibenahi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Kemarin (7/8), TRC bersama warga berswadaya membereskan rumah Uho dan mengeluarkan perabotannya. “H Imih (Kadisdukcapil Kota Tasik) juga ikut membantu,” ujarnya.

Mak Uho tidak tinggal sendirian di rumah tersebut, dia memiliki seorang anak lelaki. Namun di samping mengurus Mak Uho, anaknya pun harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.