Neraca Perdagangan RI Tekor Rp 28 Triliun

17
0

JAKARTA – Neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif sampai dengan Mei 2019 masih tekor sebesar Rp 2,14 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 28 triliun.

Hal itu dihitung dari hasil Badan Pusat Statitik (BPS) menyebutkan neraca perdagangan pada Mei surplus tipis sebesar 210 juta dolar AS.

Defisit neraca perdagangan dihitung secara kumulatif disebabkan faktor impor migas (minyak dan gas) yang masih terlalu tinggi.

“Neraca perdagangan selama Januari hingga Mei 2019 masih defisit 2,14 miliar dolar AS. Ini menjadi perhatian,” kata Kepala BPS, Suhariyanto di Jakarta, kemarin (9/7).

Total nilai ekspor sebesar 68,46 miliar dolar AS. Sedangkan nilai impor sebesar 70,60 dolar AS. Dengan demikian, defisit neraca perdagangan yakni 2,14 miliar dolar AS.

Untuk total nilai ekspor migas sebesar 5,34 miliar dolar AS. Sementara impor migas 9,08 miliar dolar. Maka secara kumulatif kinerja migas defisit 3,74 miliar dolar AS.

Sementara total nilai ekspor non migas 63,11 miliar dolar AS dan impor sebesar 61,51 miliar dolar AS. Maka terjadi surplus 1,60 miliar dolar AS. Kendati neraca perdagangan belum menunjukkan kegairahan, Suhariyanto meminta pemerintah harus meningkatkan ekspor non komoditas dari produk hasil hilirisasi.

Terpisah, Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Tauhid mengatakan neraca perdagangan surplus kaena ditopang oleh ekspor non migas sebesar 13,63 miliar dolar AS.

“Tetapi apabila dilihat lebih dalam lagi, neraca migas kita tetap defisit sebesar 0,98 miliar dolar AS. Ini artinya persoalan kita masih tetap pada impor migas yang cenderung membesar,” ujar Tauhid kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Senin (8/7).

Tauhid mencatat pada Januari 2019, impor migas sebesar 1,66 miliar dolar AS. Tetapi Mei 2019 menjadi sebesar 2,09 miliar dolar AS. “Ini beruntung defisit ini ditutupi oleh ekspor non migas yang semakin membaik pada Mei 2019 sekarang ini,” ungkap Tauhid. (din/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.