Ngaku DC, Rampas Motor

51

MANGUNREJA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya mengamankan Ir (48), Di (42) dan Uj (43) warga Kecamatan Cibalong yang mengaku sebagai debt collector (DC) dan merampas sepeda motor warga. Hal itu diungkapkan saat ekspose, Jumat (21/12).

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma SPd MH mengatakan ketiga pelaku ditangkap di rumahnya pada Selasa (18/12). Mereka ditangkap karena kasus perampasan sepeda motor dan penipuan dengan mengaku debt collector.

“Awalnya ada laporan dari warga di Cibalong pada Juni 2018, bahwa motor Yamaha N-MAX-nya dirampas oleh ketiga pelaku yang mengaku debt collector tanpa surat resmi dan kuasa. Berangkat dari laporan tersebut kita amankan ketiga pelaku ini,” terangnya kepada wartawan kemarin.

Modus yang digu­nakan, kata dia, ketiga pelaku memberhentikan korbannya dan mengaku DC. Mereka langsung mengambil sepeda motor korban tanpa persetujuan yang bersangkutan. “Ketiga pelaku adalah oknum ormas yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, mereka melakukan modusnya seperti DC,” bebernya.

Berdasarkan keterangan pelaku, kata dia, ada orang yang menyuruh untuk menagih utang. Tapi mereka tidak memiliki surat kuasa penagihan. Termasuk sertifikasi DC juga tidak dimiliki para pelaku.

“Makanya kita tangkap dan dikenakan pasal 368 tentang penipuan dengan ancaman lima tahun penjara. Barang bukti yang berhasil diamankan satu unit Yamaha N-MAX beserta surat-suratnya,” katanya.

Uj (43), salah satu pelaku mengaku sepeda motor yang diambilnya milik kerabat keluarganya yang punyai utang. “(Korban) memang punya utang, tapi kita nagihnya dengan cara salah, jadi DC tanpa surat kuasa,” pungkasnya. (dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.