Ngaku Polisi, Pengendara Ditusuk Lalu Motornya Dibawa Kabur, di Langensari Kota Banjar

37
0
DIBEGAL. Ipan Sopian saat memperlihatkan luka tusuk di dadanya yang dilakukan pelaku pencurian dengan kekerasan Kamis malam (4/2/2021). Anto Sugiarto/Radar Tasikmalaya
DIBEGAL. Ipan Sopian saat memperlihatkan luka tusuk di dadanya yang dilakukan pelaku pencurian dengan kekerasan Kamis malam (4/2/2021). Anto Sugiarto/Radar Tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di Jalan Banjar-Langensari Kecamatan Pataruman Kamis malam (4/2/2021). Korbannya, Ipan Sopian (17) warga RW 19 Lingkungan Pintu Singa Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar dan Erika (18) warga Lingkungan Lemburbalong Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman.

Ipan menceritakan kejadian yang dialaminya. Saat itu dirinya hendak menjemput Erika. Pacarnya. Dia hendak menjemput Erika di salah satu konter di Jalan Letjen Suwarto sekitar pukul 20.00. Kemudian Ipan mengantarkan Erika menuju rumahnya.

“Pas di lokasi dekat pencucian motor sebelum jembatan Sungai Ciroas (Jalan Banjar-Langensari) dipepet dua orang yang mengendarai motor yang sama (Beat, Red),” kata dia kepada wartawan, Jumat (5/2/2021) di rumahnya.

Kata dia, kedua pelaku saat itu mengaku dari kepolisian sedang memburu pengedar sabu. Tanpa curiga, Ipan pun berhenti. Mereka pun meminta surat-surat kendaraan. Namun dirinya tidak membawa.

Kemudian Ipan dipaksa ikut naik motor miliknya dibonceng salah satu pelaku dengan alasan dibawa ke polsek. Sedangkan Erika ditinggal di lokasi. Namun di tengah jalan, tepatnya di depan pangkalan gas LPG masih di Lingkungan Lemburbalong, pelaku berhenti.

loading...

“Saat itu pelaku mengeluarkan pisau jenis kujang. Lalu menusukkan ke dada saya, namun pisaunya malah bengkok. Pelaku membawa motor saya dan hape kabur ke arah Langensari,” ujarnya.

Dirinya yang bersimbah darah karena ditusuk pelaku kemudian berjalan kaki dari lokasi ke tempat pertama saat dipepet. Mencari Erika.

Baca juga : Baru Sebulan Dibangun, Jalan Kalipucang Pangandaran Rusak Lagi

Ketika berjalan kaki, tidak lama kemudian datang warga keluar dari gang. Dia meminta tolong ke lokasi dia dipepet. Erika ada di sana. Namun hape milik Erika dibawa pelaku lainnya.

“Ciri-ciri pelaku, satu pakai jaket warna hitam postur tubuh gemuk. Sementara yang satu lagi pakai sweater abu agak kurusan. Wajahnya tidak terlihat karena pakai helm dan masker, tapi mencium bau miras dari mulut pelaku,” jelasnya.

Kata dia, setelah sampai di lokasi pertama dia diantar warga ke rumah pacarnya. Kemudian oleh keluarganya dibawa ke RSUD Kota Banjar. “Ini dapat dua jahitan di dada. Kata dokter tidak terlalu dalam,” jelasnya.

Erika menambahkan saat kejadian sempat diajak oleh salah satu pelaku. Tapi dia menolak. Seketika, kata dia, pelaku mengambil handphone miliknya dan kabur.

“Saya di lokasi diam dan menangis. Mana tempatnya sepi dan gelap lagi. Tidak lama ada warga berdatangan menanyakan kenapa. Tidak lama Ipan datang,” tuturnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu Zulkarnaen membenarkan kejadian itu. Diduga pelaku sedang hunting ke Banjar. Dia menduga pelaku dari luar kota.

“Kita masih lakukan penyelidikan dan disarankan korban untuk melakukan pelaporan resmi (LP) agar bisa cepat ditindak lanjuti,” ujarnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.