Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.5%

7.3%

70.1%

Ngopi Lewat Jam 22.00, Pengunjung Kafe di Cikalang Kota Tasik Dibubarkan

94
0
TEGURAN. Petugas Patroli Gugus Tugas Kota Tasikmalaya menutup paksa kafe di Kecamatan Tawang, Minggu malam (17/8). IST

TAWANG – Penindakan administratif yang dilakukan Tim Patroli Gugus Tugas Kota Tasikmalaya tidak hanya berlaku pada personal masyarakat. Tempat usaha yang melanggar aturan pun diberikan sanksi.

Seperti halnya salah satu kafe yang berada di Kelurahan Cikalang Kecamatan Tawang. Tim patroli membubarkan para pengunjung tempat ngopi itu pada Minggu malam (16/8).

Baca juga : Banjir Tahunan, Ganti Rugi Tanaman Vs Normalisasi Sungai Citanduy-Cikidang, DPRD Tasik Minta Pemkab..

Saat itu, tim patroli mendapati kafe tersebut masih buka dan melayani konsumen sekitar pukul 23.00. Petugas pun masuk dan menutup paksa kafe dan memeriksa beberapa pengelola dan para pengunjungnya.

Kabid Tibum dan Tranmas Dinas Satpol PP Yogi Subarkah menyebutkan jam operasional kafe di masa pandemi hanya diperbolehkan sampai jam 22.00.

Pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan pengelola terkait aturan Perwalkot tersebut. “Sebelumnya kami sudah sosialisasikan ke pengelola, tapi ternyata tidak diindahkan,” ujarnya.

Petugas pun mengambil langkah tegas dengan menutup paksa kafe tersebut. Penutupan sementara ini, hanya berlaku untuk malam itu saja, tidak ada penyegelan dalam kurun waktu tertentu. “Tapi kalau ke depannya tetap melanggar terus, kita bisa lakukan penyegelan,” terangnya.

Pihak­nya berharap para pengelola kafe dan sejenis­nya bisa me­matuhi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Bukan semata karena takut sanksi, namun lebih kepada kesadaran untuk mencegah penularan Covid-19.

“Kalau mindset-nya takut sanksi, nantinya main kucing-kucingan sama petugas,” katanya.

Lanjut Yogi, sanksi hanya bagian dari upaya pemerintah supaya mendorong kesadaran dari pengelola tempat usaha. Pihaknya tidak berharap ada tempat usaha yang ditutup.

Baca juga : Wow Kreatif.. Suasana Malam Agustusan di Cihonje Kawalu Kota Tasik

“Harap­an kami ya semua tertib, jadi tidak perlu ada yang di­bubar­kan atau kafe yang ditutup,” pungkas­nya.

Selain pengelola, para pengunjung kafe sebagian diberikan sanksi. Mereka melakukan kerja sosial karena tidak mengindahkan protokol kesehatan. “Tidak ada yang pilih denda, semuanya kerja sosial,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.