Ngopi Murah, Nikmat, Berkualitas Mahal, di Dekat Jembatan Cirahong Tasikmalaya

269
0

KABUPATEN TASIK – Siapa yang tak kenal dengan Jembatan Cirahong di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Jembatan ini adalah salah satu heritage peninggalan penjajahan Belanda yang dibangun tahun 1893 dan masih digunakan hingga saat ini.

Baca juga : HEBOH.. Pria Ini Mau Maling Ayam, Kepergok Warga, Malah Melawan Keluarkan Clurit & Golok

Jembatan Cirahong ini sejatinya adalah mempunyai dua fungsi. Yakni bagian atas adalah rel kereta api yang menghubungkan batas wilayah Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis.

Di bawah rel terdapat jalan untuk kendaraan roda dua dan roda empat dan di bawahnya membentang Sungai Citanduy.

Nah, di sekitar lokasi Jembatan Cirahong ini, hadir tempat ngopi One Coffe and Kitchen dengan gaya bangunan modern minimalis, yang kini tren di kalangan anak muda.

Meski berlokasi di dekat Jembatan Cirahong yang telah menjadi destinasi wisata masyarakat Tasikmalaya-Ciamis dan sekitarnya, kedai ini berkonsep murah tapi tak murahan dari seluruh produknya.

“Kita konsepnya murah tapi tak murahan. Seperti Chesee-nya saja kita datangkan langsung impor dari Singapura. Tapi kita jual sekitar Rp 15 ribuan,” ujar Ryan Hidayat, salah satu konseptor One Coffe and Kitchen di kedainya kepada radartasikmalaya.com, Minggu (26/1) sore.

Ryan menerangkan, beberapa produk best seller di kedainya ini adalah es kopi latte gula aren dengan keju yang diimpor dari Singapura secara langsung.

Selain itu, roti bakar keju mozarela pun turut menjadi best seller selama ini sebagai hidangan disert yang harganya relatif terjangkau bagi kalangan milenial.

Pop Crown sebagai camilan dan Tuna Pasta pun khusus dibuat dengan Torkila dengan bumbu etnik Khas Sunda.

“Makanya kita konsepnya murah tapi tak murahan itu produknya diambil dari bahan-bahan pilihan,” terangnya.

Biasanya pengunjung yang datang ke kedai ini adalah kalangan muda di kawasan Tasikmalaya dan Ciamis.

Adapun hampir tiap siang sampai malam harinya dikunjungi juga oleh para santri-santri yang sekadar bercengkarama dan nongkrong.

Kedai ini pun terkenal dengan suguhan spesialis kopi latte yang sangat digemari para pengunjungnya selama ini.

Baru sebulan beroperasi, tambah Ryan, kedainya sudah menjual hampir 1.000 gelas dalam kurun waktu 29 hari buka di kawasan Jalan Cirahong.

“Kita bahan bakunya langsung dari pembuatnya sehingga harga murah tapi dengan kualitas mahal,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.