NIP CPNS di Kabupaten Tasikmalaya Tak Kunjung Turun

161
SANTAI USAI TES. Para honorer kategori dua (K2) di Kabupaten Pangandaran terlihat bersantai usai mengikuti tes PPPK beberapa waktu lalu. Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya

PARIGI – Pemberkasan CPNS di Kabupaten Pangandaran masih belum lengkap, sehingga Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Kemenpan RB tak kunjung turun ke daerah.

Kabid Pengembangan Kom­pe­tensi dan Informasi BKPSDM Kabupaten Pangandaran Sofyan Tanjung mengatakan masih ada beberapa CPNS yang pemberkasannya belum lengkap. Sehingga

diberi waktu melengkapinya. ”Termasuk kepada pengganti CPNS yang mundur kemarin, mereka pun harus melengkapi,” terangnya kepada Radar Minggu (17/3).

Menurut dia, jika proses NIP se­lesai, selanjutnya dilakukan penem­patan kerja. ”Setelah itu, mereka akan mengikuti uji kom­petensi kebidangan diins­tan­si masing-masing, sebe­lum mengikuti pra jabatan,” jelasnya.

Untuk hasil uji kompetensi kebidangan tersebut, kata dia, akan diterima saat pelaksanaan pra jabatan September mendatang, ”Jadi nilai uji akan disatukan dengan nilai kompetensi,” terangnya.

Total CPNS yang lolos di Pangandaran mencapai 447 orang bagi tiga bidang. Yakni kesehatan, pendidikan dan tenaga teknis. ”Mereka yang lolos setelah mengikuti tes SKB,” jelasnya.

Pelaksanaan pra jabatan sendiri, dijadwalkan dilaksanakan di Kemendagri dan Pusdikmin Polri.

Menunggu Teknis PPPK

Sementara untuk pemberkasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah selesai, kini tinggal menunggu regulasi dari pusat. ”Kita masih tunggu regulasi penggajian, pertimbangan dan lain-lain,” terangnya.

Yang jelas, lanjut dia, penggajian PPPK ini akan ditanggung pemerintah daerah. ”Karena awalnya sudah ada ketersediaan mengangkat dan menggaji PPPK oleh masing-masing daerah,” tuturnya.

Menurutnya, honorer K2 yang lolos menjadi PPPK sebanyak 124 orang dari 164 peserta tes. ”Yang tidak mencapai passing grade-nya cukup banyak,” ujarnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.