NJOP Naik, Warga Tidak Mampu Tak Ditarik PBB

10
SOSIALISASI. Kepala Bapenda Kabupaten Garut H Usep Basuki Eko (tengah) memberikan penjelasan kepada camat dan lurah di Kantor Kecamatan Garut Kota Kamis (8/11).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

GARUT KOTA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut tidak akan menarik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terhadap masyarakat yang tidak mampu.

Rencana tersebut akan dilakukan jika harga nilai jual objek pajak (NJOP) di Kabupaten Garut mengalami kenaikan.

“Jika NJOP naik, pendapatan dari PBB juga otomatis akan ikut naik,” ujar Kepala Bapeda Kabupaten Garut H Usep Basuki Eko kepada wartawan usai sosialisasi pajak di Kantor Kecamatan Garut Kora Kamis (8/11).

Menurut dia, jika pendapatan dari PBB ikut naik, maka akan ada subsidi silang, sehingga masyarakat kurang mampu akan dibebaskan dari pembayaran PBB.

“Ini sesuai arahan pimpinan agar pemungutan pajak harus berkeadilan. Artinya, masyarakat yang betul-betul tidak mampu untuk membayar pajak akan kami bebaskan,” terangnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan PBB, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada para camat dan lurah atau kepala desa mengenai kerja sama dengan BPN terkait pengelolaan BPHTB dan juga terkait pengkajian kenaikan harga NJOP.

“Kami sampaikan kepada para camat dan lurah supaya mereka menarik PBB sesuai dengan ketentuan,” tetangnya.

Eko mengakui saat ini perolehan PAD dari sektor pajak mengalami penurunan. Hal itu karena banyaknya ketidaksesuai pembayaran pajak dari yang seharusnya, khususnya pada sektor BPHTB.

“Memang kita sering kali kecolongan ketika ada transaksi bayar pajak BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) sering kali dimainkan oleh penjual,” katanya.

Tapi setelah adanya kerja sama dengan BPN, permainan terkait pembayaran pajak dari BPHTB ini tidak akan terjadi.

“Jadi sekarang kami kumpulkan para camat dan lurah, supaya tidak dibohongi oleh wajib pajak,” terangnya. (yna)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.