Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.2%

20.2%

8.1%

67.5%

Normalisasi Sungai Cikidang-Citanduy di Sukaresik Tasik, Begini Kata BBWS

109
0

KABUPATEN TASIK – Banjir kembali menggenangi ratusan rumah di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (19/06).

Banjir itu merupakan dampak dari luapan Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang yang tak mampu menampung aliran air akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Pelaksana Teknis Operasi dan Pemeliharaan lll (OP3), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Ijang Nurul Fuad mengatakan, pihaknya sudah sejak tahun lalu melakukan normalisasi sungai yang kerap menyebabkan banjir menahun di Desa Tanjungsari itu.

Bahkan, anggaran untuk melakukan normalisasi sudah disiapkan. Namun, masyarakat menolak normalisasi tersebut.

“Mereka (warga, red) mau ada ganti rugi tanahnya,” kata dia ketika memantau lokasi terdampak banjir kepada wartawan, Jumat (19/06) sore.

Akibat penolakan itu, menurut dia, BBWS Citanduy tak bisa melakukan normalisasi. Sebab, BBWS tak memiliki anggaran untuk ganti rugi tanah warga.

Ijang mengatakan, ada puluhan warga yang menolak rencana normalisasi itu. Warga tersebut sebagian berada di Kabupaten Ciamis dan sebagian lainnya berada di Kabupaten Tasikmalaya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada warga. Namun, warga tetap ingin ada ganti rugi atas tanahnya.

“Ada yang beralasan, daripada tanahnya habis lebih baik banjir. Kan tidak selalu banjir setiap hari,” kata dia.

Menurut dia, jika warga setuju, BBWS Citanduy kapanpun dapat melakukan normalisasi dengan melakukan pengerukan.

Normalisasi itu dilakukan agar Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang dapat menampung debit air ketika hujan terjadi dengan intensitas tinggi.

Namun, lantaran ada penolakan, penanganan banjir langganan di Desa Tanjungsari, tak bisa dilakukan.

“Kita sudah koordinasi dengan pemerintah daerah. Tapi saat ini belum ada lanjutan soal ganti rugi itu. Karena untuk ganti rugi itu bagian Pemkab Tasik. Kami hanya melakukan pengerukan,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.