NU Dukung Kader Murni PKB Manggung di Pilwalkot Tasik 2024

102
0
radartasikmalaya
Pertemuan Fraksi PKB DPRD Kota Tasik dengan PCNU, Jumat (05/02) sore. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Para Pengurus Cabang Nahdalatul Ulama (PCNU) Kota Tasikmalaya dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai membahas langkah strategis menuju Pilwalkot 2024.

Ketua Pengurus Cabang Nahdalatul Ulama (PCNU) Kota Tasik, KH Ate Musodiq mengatakan, pertemuan dalam kemasan silaturahmi ini memilik bahasan utama soal Pilwalkot 2024.

Pertemuan tersebut dihelat di Sekretariat PCNU Kota Tasik Jalan Dokter Soekardjo, Kecamatan Tawang, Jumat (05/02) sore.

“Selama ini yang jadi kepala daerah di Kota Tasik adalah warga NU, tapi ke-NU-annya tak dalam. Saat ini kan banyak kader NU terbaik dan kader asli yang layak maju di Pilwalkot 2024,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia, kader terbaik PKB yang merupakan kader murni NU saat ini ada 3 orang dan duduk di DPRD Kota Tasik.

loading...

Mereka adalah Badruzaman, Wahid dan Ahmad Junaedi.

“Nah 3 nama ini yang layak maju untuk di Pilwalkot nanti. Jadi NU itu targetnya kedepan adalah merebut Ketua DPRD dan kepala daerah. Sebab PKB itu adalah partai masa depan,” terangnya.

Tegas dia mengulangi pernyataannya, PKB kedepan di Pilwalkot 2024 yaitu adalah harus menjadi Ketua DPRD dan eksekutif yang benar-benar darahnya NU.

“Dan 2024 seperti itu. Ini adalah bahasan hal-hal isu strategis kedepan yang mengarah kepada Pilwalkot. Jadi harapannya warga Nahdliyin berharap kader ideoligis NU yang menjadi pemimpin di Kota Tasik,” tegasnya.

Dia menambahkan, pihaknya tetal memperteguh komitmen kesejarahan karena PKB lahir dari rahim NU.

“Termasuk di pertemuan silaturahmi ini memiliki bobot yang sangat urgen karena seiring akan digelarnya Muskercab NU untuk merumuskan program yang bersifat dakwah, tarbiyah dan siasyah,” tambahnya.

Kemudian, jelas dia, pesan PCNU juga kepada fraksi PKB harus menjadi corong tumbuh suburnya nilai-nilai ahli sunah waljamah di tengah-tengah ruang publik.

“Karena kedepan marak munculnya ideologi impor. Yaitu mencegah intolarisme dan radikalisme. Ya bagaimana membumikan Islam nusantara di Kota Tasik,” jelasnya.

Ketua Fraksi PKB, Wahid menuturkan,
silaturahmi ini juga untuk memperkuat sinergitas dan berkaitan dengan arahan dari DPP ketika ada dewan dari PKB di daerah.

“Maka NU harus maju menjadi tanggungjawab PKB. Berkaitan dengan usul saran dan arahan PCNU kepada fraksi berkaitan tugas yaitu apapun Perda yang akan dibahas seperti Perda Pesantren yang akan kita inisiasi akan berkoordinasi soal ini,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.