NU Expo Dorong Kemajuan UMKM

130
0
PEMBUKAAN EXPO. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Prof Dr KH Said Aqil Siroj M.A membuka Expo NU 2019 di Lapang Bhakti Taman Kota Banjar Selasa (26/2). Kegiatan itu dihadiri juga Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih. (Cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2019 diawali dengan pembukaan Expo NU di Lapang Bhakti Taman Kota Banjar Selasa (26/2).

Pameran yang diikuti sekitar 234 peserta itu dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (NU) Said Aqil Siroj, Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih, Ketua DPRD Banjar Dadang R Kulyubi.

Ketua Pelaksana NU Expo pusat Arif Rahmansyah Marbun menjelaskan kegiatan tersebut untuk mendorong para UMKM agar bisa bersaing di tengah-tengah masyarakat dalam memasarkan produknya.

“Sekarang ini kondisinya makin canggih, maka dari itu kita harus mendorong, mempublikasikan dan memfasilitasi pameran para pedagang kecil menengah agar mereka lebih berkembang atau maju,” jelasnya.

Arif mengatakan NU membantu UMKM itu agar lebih bersinergi. Meskipun pamerannya diselenggarakan di Kota Banjar, namun pesertanya terdiri dari berbagai daerah seperti Ciamis, Garut, Bandung, Jakarta, Lampung dan beberapa daerah yang lainnya, termasuk UMKM tuan rumah.

“Kita mendorong para UMKM untuk lebih mengembangkan usahanya dan supaya lebih dikenal oleh masyarakat luas,” katanya.

Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih menyambut baik kegiatan NU Expo. Pasalnya, Kota Banjar sebagai kota yang kecil bisa menjadi barometer digelar Munas dan Konbes NU tingkat nasional.

“Ini adalah anugerah yang sangat besar. Saya tidak menyangka akan digelar Munas dan Konbes NU di sini (Banjar). Banjar adalah pintu gerbang Jawa Barat. Hanya empat kecamatan dan 25 desa dan kelurahan dan Alhamdulillah Banjar terpilih penyelenggaraan Munas dan Konbes NU,” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya NU Expo bisa meningkatkan ekonomi Kota Banjar. “Jadi kalau belum habis uangnya, silakan habiskan dulu di Kota Banjar yang tercinta ini. Kalau ada kekurangan dan kelebihan simpan saja di hati untuk dikenang bahwa Banjar adalah kota mutiara, Banjar kota idaman, Banjar kota berseri,” ucapnya.

Ketua Umum PB NU Prof Dr KH Said Aqil Siroj M.A mengatakan digelarnya Munas dan Konbes NU di Kota Banjar adalah sebagai pemerataan.

“Untuk pemerataan, kemarin kita menggelar di Lombok, sekarang di Jawa Barat, kemarinnya lagi di Jawa Tengah, di Solo. Pemerataan saja,” jelasnya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.