Nutup Jalan, Jalur Cijapati Garut Jadi Alternatif

38
0
istimewa LONGSOR. Material longsor menutup jalur alternatif Cijapati. Saat ini jalur tersebut sudah bisa dilalui.
Loading...

KADUNGORA – Jalur alternatif Cijapati, yang menghubungkan Kabupaten Garut dengan Bandung sempat lumpuh. Itu terjadi akibat tebing di Kampung Cikedokan Desa Rancasalak Kecamatan Kadungora longsor dan menutup seluruh badan jalan.

“Iya kemarin (Senin sore) tebing longsor dan menutup jalan, tetapi sekarang jalan sudah bisa dilalui,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut Tubagus Agus Sofyan kepada wartawan, Selasa (12/1).

Baca juga : 23 Nakes Puskesmas di Garut Positif Covid-19, Pelayanan Dibatasi

Tubagus menerangkan longsoran tanah di jalan alternatif terjadi setelah hujan mengguyur wilayah Garut. Peristiwa itu, kata dia, tidak menimbulkan korban jiwa maupun rumah warga, hanya mengganggu arus lalu lintas kendaraan. “Korban jiwa nihil,” katanya.

Pihaknya bersama Polri, TNI, aparatur pemerintah setempat dan masyarakat berupaya menyingkirkan material longsoran. “Alhamdulilah, berkat kerja sama dengan seluruh pihak, akhirnya material longsor bisa disingkirkan dari jalan,” ujarnya.

Loading...

Tubagus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya bencana alam, seperti tanah longsor pada musim hujan. “Kami imbau masyarakat selalu waspada hindari daerah berpotensi longsor,” katanya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Garut AKP Asep Nugaraha mengatakan akibat longsor jalan alternatif sempat tidak bisa dilalui karena terhalang material longsor. Tetapi saat ini jalur alternatif ini sudah bisa dilalui kendaraan.

“Akses jalur alternatif Garut-Bandung (Jalan Cijapati) sudah dibuka kembali setelah sebelumnya sempat kami tutup. Akan tetapi kendaraan yang melintas masih terbatas dan diminta untuk berhati-hati,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.