Objek Wisata Batu Bangkong di Indihiang Kota Tasik, Tarif Seikhlasnya..

6030
1
WISATA. Pengunjung saat menikmati suasana di Objek Wisata Batu Bangkong di Sirnagalih Kecamatan Indihiang, Minggu (29/11). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

INDIHIANG – Objek Wisata Batu Bangkong Kelurahan Sirnagalih Kecamatan Indihiang menjadi pilihan masyarakat dalam melepas penat dan berekreasi murah meriah di dalam kota.

Di tempat tersebut, warga bisa berkunjung dengan sistem donasi atau tidak dipatok tariff, baik biaya untuk masuk ke area wisata mau pun parkir kendaraan.

Ketua Kelompok Masyarakat Penggerak Pariwisata Siddiq Amrulloh bertekad menjadikan Wisata Batu Bangkong sebagai hiburan rakyat yang dekat dan terjangkau.

Maka dari itu tidak mengutamakan bisnis atau pendapatan banyak, tetapi pemberdayaan masyarakat.

“Masuk dan parkir donasi seikhlasnya tidak ditarif. Bayar syukur, tidak juga tak apa karena ini segmentasi hiburan rakyat,” ucapnya kepada Radar, Minggu (29/11).

Menurutnya, selama tiga bulan dibuka sudah mendapat atensi pemerintah. Beberapa waktu lalu, Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf, dinas terkait dan pihak lainnya berkunjung ke area wisata tersebut.

Baca juga : WADUH.. 4 Ban Mobil Rental di Jalan Moch Hatta Kota Tasik Dimaling

“Ini dikelola Yayasan Batu Bangkong Sirnagalih. Alhamdulillah tiga bulan dibuka, respons berbagai pihak cukup baik dan support,” kata dia.

Sementara itu, kata dia, sejumlah pegiat seni dari berbagai komunitas turut memakmurkan area wisata dengan sajian kesenian dan budaya.

Mereka memberikan tontonan gratis dan edukatif melengkapi suasana rekreasi ceria di akhir pekan.

“Hari ini (kemarin, Red) juga kami di-support teman-teman pegiat seni budaya, yang ingin turut meramaikan. Alhamdulillah semakin ke sini respons semakin diterima dengan baik beragam kalangan,” kata Siddiq.

Tidak jarang terlihat wisatawan lokal sampai wisatawan dari luar kota seperti Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis bahkan Garut.

“Kalau weekend itu banyak rekreasi, hari-hari biasa kebanyakan jogging, bersepeda, dan ada juga yang hanya untuk foto-foto,” kata mantan calon legislatif itu.

Respons positif dari Pemkot dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy mendorong yayasan untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Pihaknya menarget  ke depan area wisata bisa diperluas tembus di angka 3,2 kilometer. Termasuk area jogging track dan sepeda.

“Luasan sekarang baru sekitar 200 meter persegi di area Irigasi Citanduy. Kami sedang proses perizinan perluasannya supaya bisa lebih maksimal lagi memanjakan pengunjung,” tuturnya.

“Tahun depan juga pemkot rencananya menjadikan area ini sebagai kampung wisata. Melihat potensi dan respons yang baik selama wisata dibuka,” lanjut Siddiq.

Sejauh ini, , pihaknya mengandalkan gotong-royong warga. Mulai dari pemeliharaan area wisata, pemangkasan rumput dan semak belukar sampai dengan penataan.

Ke depan, ia berharap pemerintah melakukan intervensi dalam mengoptimalkan potensi yang ada di lokasi tersebut.

Apalagi, wisata ini tidak profit oriented dan diinisiasi warga setempat. “Insya Allah tahun depan pemerintah akan support. Sebab, selama ini swadaya kita dengan gotong-royong,” harapnya.

Salah seorang pengunjung Iin Irnawati (32) mengaku tahu objek wisata ini dari media sosial. Beberapa waktu ini, tengah hits rekan-rekannya berselfie di area Batu Bangkong.

“Penasaran karena dekat juga dari pusat kota. Memang saat ke sini suasananya enak dan asri. Ini busa menjad alfernatif wisata keluarga murah meriah,” ungkapnya. (igi)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.