Objek Wisata di Garut Bisa Beroperasi Kembali

1556
0
H Rudy Gunawan Bupati Garut

GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memperbolehkan objek wisata kembali beroperasi mulai 2 Juni.

Meski begitu, pihak pengelola diwajibkan menerapakan protokol kesehatan kepada setiap pengunjung yang datang.

“Tempat wisata akan dibuka oleh kami per 2 Juni, dengan syarat protokol kesehatan. Nanti di objek wisata kita akan tempatkan Satpol PP untuk penjagaan,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawa kepada wartawan Kamis (28/5).

Baca juga : Video Emak-Emak Buka Paksa Portal ke Pantai Rancabuaya Garut

Rudy mengimbau semua hotel dan objek wisata lainnya menerapkan social distancing. Pihaknya akan mengumpulkan para pengusaha hotel dalam penerapan new normal.

“Imbau ke hotel boleh buka, tapi gunakan social distancing. Jumat ini akan kumpulkan pengusaha hotel oleh wabup dan kadis pariwisata. Restoran juga sama sudah boleh buka,” katanya.

Pembukaan hotel, restoran dan tempat wisata menyusul penerapan new normal di Jawa Barat. Garut jadi salah satu daerah yang akan menerapkan new normal karena masuk ke dalam zona biru.

“Dimulai tanggal 1 (Juni 2020), di mal-mal dan tempat keramaian akan dijaga TNI dan Polri. Akan dipimpin dandim dan kapolres,” ucapnya.

Nantinya setiap warga harus menaati penegakan disiplin.

Yakni wajib memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tak berkerumun. TNI dan Polri akan melakukan tindakan tegas, jika warga tak menaati aturan itu.

Dihubungi terpisah, Dirut PT Astri Indah Lestari (AIL) Tri Persada mengaku siap menerapkan aturan new normal saat objek wisata kembali dibuka.

Selama dua bulan, Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan sudah ditutup akibat pandemi Covid-19.

“Tentunya kabar yang baik dengan pernyataan pak bupati (soal pembukaan objek wisata). Kami hanya bisa ikut bagaimana arahan selanjutnya,” ujar Tri melalui pesan WhatsApp tadi siang.

Baca juga : Duel Maut, Adik Tewas di Tangan Kakak di Karangpawitan Garut

Tri belum mengetahui gambaran utuh penerapan new normal. Pihaknya akan bertemu dengan Pemkab Garut untuk membahas new normal bagi objek wisata.

“Kami tunggu nanti hasil perjumpaan dengan bupati hari Jumat. Kami akan konsultasi juga dengan BBKSDA Jabar mengenai arahan bupati Garut,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.