Objek Wisata Masih Andalan PAD Pangandaran

120
0
INDAH. Pantai Karapyak menjadi salah satu destinasi wisata yang menyumbang PAD cukup besar bagi Pemerintah Kabupaten Pangandaran mempunyai pemandangan indah, Senin (28/9). FOTO-FOTO : DENI NURDIANSAH / RADAR TASIKMALAYA
INDAH. Pantai Karapyak menjadi salah satu destinasi wisata yang menyumbang PAD cukup besar bagi Pemerintah Kabupaten Pangandaran mempunyai pemandangan indah, Senin (28/9). FOTO-FOTO : DENI NURDIANSAH / RADAR TASIKMALAYA

PANGANDARAN – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata masih menjadi andalak. Beberapata tahun terakhir terus menunjukkan tren positif. Hal itu diungkapkan Kepala Bappeda Kabupaten Pangandaran Agus Satriadi kepada Radar, Senin (28/9).

Kata dia, PAD dari sektor pariwisata bersumber disumbang tertinggi oleh lima objek wisata unggulan seperti Pantai Pangandaran, Pantai Batuhiu, Pantai Batukaras, Green Canyon dan Karapyak. “Yang paling besar tentu dari Pantai Pangandaran, 2019 saja mencapai Rp 13,4 miliar,” ujarnya.

Kemudian, kata dia, untuk Pantai Batukaras menyumbang Rp 2 miliar di tahun 2019, Pantai Karapyak dengan Rp 941 juta setelah itu Pantai Batuhiu Rp 902 juta dan Green Canyon Rp 698 juta. Total keseluruhan PAD pariwisata di tahun 2018 mencapai Rp 18 miliar.

“Walaupun memang ada penurunan dari tahun 2018 sebesar Rp 19 miliar, namun itu tidak terlalu signifikan dan saat itu berbarengan dengan (tsunami, Red) Banten, jadi sektor wisata kena imbasnya,” ucapnya.

Baca juga : ITB Ungkap Potensi Tsunami, Warga Pangandaran Was Was

Kata dia, sektor pariwisata menjadi salah satu sumber terpenting soal pemasukan ke kas daerah. Sehingga pemerintah daerah selalu memprioritaskan dalam pengembangan objek wisata. “Pariwisata menjadi poin pada fokus pembangunan daerah,” katanya.

Loading...

Kata dia, pembangunan sektor pariwisata terus dilakukan dengan sumber anggaran yang berbeda-beda, baik dari APBD kabupaten dan provinsi, maupun APBN. “Anggaran untuk pembangunan pariwisata cukup fantastis, hingga Rp 48 miliar. Terutama yang besar itu dari provinsi,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Untung Saeful Rachaman mengatakan, jumlah pengunjung atau wisatawan ke objek wisata Pangandaran mencapai 1 juta lebih. “Agak sedikit terganggu dengan munculnya pandemi Covid-19, kawasan wisata sempat ditutup,” katanya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.