ODF 2019 Menuju Sanitasi Aman Kota Tasikmalaya

101
AUDIENSI. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menerima audiensi dari jajaran pejabat Dinkes Kota Tasikmalaya di ruangannya, Senin (18/3). UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA

BUNGURSARI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya akan menyelenggarakan Jawara ODF 2019, Menuju Saniman (Sanitasi Aman). Kali ini, penilaian lingkungan open defecation free atau yang terbebas dari buang air besar sembarang itu menyasar tingkat kelurahan.

Kepala Dinkes Kota Tasikmalaya dr H Cecep Zaenal Kholis MMKes menerangkan, tahun lalu pihaknya sudah melaksanakan penilaian Kampung ODF. Tahun ini, penilaian ODF akan dilaksanakan di tingkat kelurahan.

Program ODF penting diselenggarakan karena berpengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat yang 35 persennya berasal dari kondisi lingkungan. Kesehatan lingkungan menjadi prioritas utama program bupati dan wali kota se-Indonesia. “Untuk Kota Tasikmalaya ke depannya jangan sampai ada sanitasi yang jelek,” kata dia usai beraudiensi dengan Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman di Bale Kota, Senin (18/3).

Program ODF, kata dia, juga sudah mendapatkan perhatian khusus dari wali kota. Wali kota menargetkan Kota Tasikmalaya ODF 2022. “Saat ini sudah tiga kelurahan yang sudah ODF, yakni Gunugtandala, Gununggede dan Sukajaya,” tutur dia.

Menurut Cecep, untuk mewujudkan kota ODF membutuhkan anggaran sekitar Rp 20 miliar. Saat ini, masih ada sekitar 75 ribu kepala keluarga (KK) atau 40 persen yang belum ODF.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman siap berkomitmen untuk mewujudkan Kota Resik terbebas dari perilaku masyarakat yang membuang air besar sembarang. ODF itu merupakan program penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. “Kami yakin bila ODF tingkat kesehatan masyarakat akan meningkat,” ujar dia.

Kasi Kesehatan Lingkungan (Kesling), Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Tasikmalaya Joko Puji Hartono menerangkan, Dinkes akan memberikan penyadaran-penyadaran kepada masyarakat tentang pentingnya jamban sehat. Dia menilai mayoritas warga Kota Resik itu mampu untuk membuat jamban sehat. Namun, kesadarannya masih kurang. (ujg)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.