Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

ODF di Kelurahan Panglayungan Diverifikasi

28
0
VERIFIKASI. Perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kecamatan Cipedes dan para Satuan Tugas (Satgas) Jawara ODF difoto bersama usai mengikuti proses verifikasi ODF di Kelurahan Panglayungan, Senin (7/10). Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya

CIPEDES – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya melaksanakan verifikasi open defecation free (ODF) di Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes, Senin (7/10). Verifikasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan Jawara ODF 2019.

Pelaksana pengelola program sanitasi Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga Dinkes Kota Tasikmalaya Teguh Priatno mengatakan, verifikasi sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) tersebut salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana kondisi dan peta sanitasi yang ada di masyarakat Dengan demikian, masyarakat yang sudah melaksanakan pilar-pilar menuju STBM bisa dipastikan. “Khususnya kita harus melaksanakan verifikasi dan itu merupakan pilar yang pertama di STBM yakni stop buang air besar sembarangan,” katanya kepada Radar di Kantor Kelurahan Panglayungan.

Menurut dia, dari verifikasi tersebut akan diketahui kebiasaan masyarakat membuang air besarnya di setiap rumah. “Sehingga kondisi sanitasinya akan terlihat apakah sudah layak, aman atau masih termasuk sanitasi dasar,” tuturnya.

Adapun tim verifikasi berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Untuk tahun ini melibatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Siliwangi dan Poltekes Kemenkes Tasikmalaya. “Banyaknya 31 mahasiswa dan mereka ini bertugas di 10 kelurahan yang peserta Jawara ODF,” ujar Teguh.

Hasil verifikasi ini akan menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan kelurahan mana yang akan menjadi juara Jawara ODF. Teguh berharap dari kegiatan ini bisa mendapatkan peta sanitasi yang jelas. Selama ini, Kota Tasikmalaya belum memilikinya. “Jadi dengan seperti ini kita sedikit demi sedikit memiliki peta sanitasi. Lebih utamanya bisa menyadarkan masyarakat akan wilayahnya yang memiliki sanitasi yang buruk,” kata dia.

Camat Cipedes Sofyan ZM menyatakan, sesuai dengan rencana awal bahwa Kelurahan Panglayungan menjadi fokus ODF. Dengan harapan bisa mengubah perilaku dan pola pikir masyarakat tidak membuang air besar sembarangan. “Sebagai hadiahnya menjadi juara Jawara ODF,” kata dia.

Dia juga akan menginstruksikan selurah kelurahan di Kecamatan Cipedes pada 2020 mendatang untuk menciptakan sanitasi aman dengan menggunakan dana kelurahan. “Tidak hanya kelurahan yang mendapatkan program ODF saja tetapi seluruhnya harus memfokuskan untuk menunjang ODF,” kata dia.

Menurut dia, hasil dari lapangan, respons masyarakat cukup baik. Bahkan, masyarakat sudah memiliki kemauan untuk berubah walaupun tidak memiliki lahan untuk membangun septic tank yang sesuai standar kesehatan. “Bahkan kami membuat beberapa septic tank komunal,” tutur Sofyan

Sofyan berharap dengan adanya verifikasi ini bisa menghasilkan hasil yang baik. Masyarakat bisa betul-betul sadar akan bahaya buang air besar sembarangan. “Yang lebih penting tingkat kesadaran masyarakat akan ODF ini meningkat,” tuturnya. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.