ODP Corona di Kota Tasik Naik Jadi 66 dan PDP 4 Orang

8425
2

KOTA TASIK – Jumlah penderita Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona di Kota Tasik, kian hari makin meningkat.

Informasi terbaru, jumlah warga Kota Tasik yang masuk kategori ODP sudah mencapai 66 orang.

Sedangkan PDP pun naik menjadi 4 orang. Itu adalah data hingga Minggu (22/03) pagi.

Padahal Jumat (20/03) lalu, tim Crisis Center Covid-19 Kota Tasik mengumumkan jumlah ODP 41 orang, PDP 2 orang.

Baca juga : Kita Wajib Tahu Istilah ODP, PDP Corona Dan Lainnya..

Peningkatan jumlah itu dibenarkan Wali Kota Tasik, Budi Budiman, sekaligus Ketua Tim Crisis Center Covid-19 Kota Tasik.

“Hingga kemarin (Sabtu 21/03) warga kita dalam pemantauan (ODP) sudah 52 orang. Hari ini naik menjadi 66 orang dan yang PDP 4 orang,” ujar Budi kepada radartasikmalaya.com.

Terang Budi, pihaknya juga dalam menghadapi tanggap darurat corona ini sudah melakukan berbagai persiapan.

Termasuk persediaan Alat Pelindung Diri (APD) mudah-mudahan tak sulit didapat.

“Kemarin stok APD di rumah sakit kita tersisa 40 pics, melalui Dinkes. Sementara untuk hari ini masih cukup. Dan Senin besok (23/03) sudah ada tambahannya,” terangnya.

“Karena kita sudah memerintahkan pembelian APD dan alat lainnya menggunakan dana tanggap darurat yang ada di BPBD sekitar Rp 1 miliar,” sambungnya.

Ini, tambah Budi, dananya juga dipergunakan dana darurat yang ada di Dinkes dan di Rumah Sakit.

Dana ini dipergunakan untuk pembelian desinfektan, hands sanitizer, APD, masker dan lain sebagainya untuk antisipasi corona.

“Harapan kita secepatnya barang-barang yang menjadi kebutuhan untuk antisipasi corona terpenuhi. Kita sudah komunikasi dengan pihak provinsi juga dengan pihak ketiga yang sanggup. Karena ini kondisi darurat,” tambahnya.

Jelas Budi, yang pasti pihaknya benar-benar harus siap melakukan berbagai langkah antisipasi ini. Termasuk juga dia sengaja turun langsung woro-woro untuk mengingatkan kembali soal corona kepada masyarakat.

Soal nformasi peningkatan jumlah ODP dan PDP ini juga diumumkan Budi dalam woro-woronya keliling perkotaan bersama unsur Musipda, seperti Kapolres, Dandim, dan para kepala dinas menaiki mobil terbuka.

Rombongan Budi serta Muspida plus ini mengambil rute lokasi CFD Jalan Cilembang, Pasar Cikurubuk, Paseh, SL Tobing, Siliwangi, Brigif, Cicurug, Sutsen, Cimulu, Martadinata, Mitrabatik, Gunung Sabeulah, Yudanegara, Masjid Agung, Taman Kota, HZ Mustofa, Tentara Pelajar, Otista dan berakhir di Taman Kota.

Berikut videonya :

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

2 KOMENTAR

  1. Bola165 ,org game yang tiada bosan-bosannya untuk dimainkan,
    gimana mau bosan?? gara-gara game ini nih, makin ceria dompet gue…
    gak perlu repot ke sana ke mari cari rejeki….
    gak percaya?? silahkan aja tengok dan jangan lupa, join now kalo mau ceria juga isi dompet kalian boss…

  2. Sepertinya cara woro-woronya harus belajar dulu dari tukang tahu bulat yang digoreng dadakan. Bagaimana informasinya bisa tersampaikan ke masyarakat kalo woro-woronya sambil ngebut? Harusnya per seratus meter atau 50 meter mobilnya berhenti atau minimal ngendarain mobilnya pelan-pelan. Gara-gara informasi yang kedengerannya cuma separuh alhasil jadi salah pengertian. Ngasih tau kalo ODP berjumlah 52 orang yang ditangkap masyarakat malah “positif 52 orang”. Tolong dievaluasi lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.