ODP Corona Garut Terus Meningkat

1772
1
SEMPROT. Bupati Garut memimpin penyemprotan disinfektan di wilayah perkotaan Garut Selasa (24/3) Yana Taryana / Rakyat Garut

GARUT KOTA – Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut mencatat, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona di Kabupaten Garut mengalami peningkatan. Saat ini ada 238 ODP yang terdata.

“Sampai Rabu siang (25/3), jumlah ODP ini terus ada peningkatan dari jumlah dua hari yang lalu,” ujar Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut Ricky Rizki Darajat kepada wartawan Rabu (25/3).

Baca juga : Garut Nunggu Instruksi Rapid Test

Menurut dia, peningkatkan ODP corona karena banyaknya warga Garut yang pulang dari luar negeri maupun kota-kota yang warganya terinfeksi virus corona, seperti Bandung, Jakarta dan kota-kota lainnya. “Orang-orang yang baru pulang itu, jelas sudah masuk ODP,” terangnya.

Ricky menerangkan dari jumlah ODP corona, 39 orang dalam proses perawatan di rumah sakit dan Puskesmas dan 193 ODP dalam pemantauan Dinas Kesehatan dan Puskesmas. “Sekarang juga ada enam ODP sudah dinyatakan selesai masa pemantauannya dan dinyatakan sehat,” katanya.

Terkait informasi adanya ibu hamil yang masuk kategori ODP pada Senin, Ricky membenarkannya. Ibu hamil itu sudah mendapatkan penanganan perawatan layaknya ODP lainnya.

Selain itu, mengenai adanya informasi bayi berumur satu bulan yang meninggal di perjalanan saat proses rujukan, Ricky menjelaskan informasi tersebut juga benar. Namun meninggalnya bayi tersebut tidak ada hubungannya dengan Covid-19.

Karena, berdasarkan riwayat perjalanan dan kontak, bayi atau orang tuanya tidak pernah pergi ke daerah terjangkit Covid-19 atau kontak dengan pasien diduga Covid-19. “Berdasarkan penjelasan tenaga medis, bayi datang ke Puskesmas dalam keadaan kondisi fisik yang menurun. Dengan gejala gangguan pernafasan berat,” katanya.

Ricky menambahkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona, berdasarkan data yang dimilikinya, totalnya ada 11 orang. Tetapi 5 sudah dinyatakan negatif terjangkit virus corona, sedangkan 6 PDP lagi masih mendapatkan perawatan medis di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Slamet Garut. “Dua PDP yang dirawat yakni pria berumur 57 tahun dan seorang anak laki-laki berusia 4 tahun,” terangnya.

Terpisah, Bupati Garut H Rudy Gunawan mengatakan mengatasi masalah virus corona, Pemkab Garut terus melakukan berbagai upaya. Selain sosialiasi dan imbauan kepada masyarakat, pihaknya juga bersama TNI dan Polri melakukan penyemprotan disinfektan di pusat perkotaan Garut.

Baca juga : Masuk Garut,  Suhu Tubuh Diperiksa

Tindakan ini dilakukan sebagai pencegahan penyebaran virus corona di fasilitas umum dan pusat-pusat perbelanjaan di wilayah perkotaan. “Kami bersama 100 aparat gabungan selama sepekan ini terus menyemprot wilayah perkotaan dengan disinfektan. Supaya masyarakat Garut terhindar dari virus corona,” terangnya.

Rudy juga memastikan ruang isolasi untuk penanganan pasien virus corona di RSUD dr Slamet Garut sudah siap. Seluruh peralatannya sudah ada dan petugas medis yang melakukan penanganannya juga siap. (yna)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.