OJK Hentikan 168 Pinjaman Online Ilegal

204
0
okj

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Waspada Investasi kembali menghentikan kegiatan 168 perusahaan financial technology (fintech) peer to peer lending atau pinjaman online (pinjol).

Ratusan pinjol dihentikan setelah Satgas Investasi melakukan penelusuran pada website dan aplikasi pada Google Playstore terbukti ilegal alias tidak terdaftar di OJK.

“Kegiatan 168 entitas tersebut telah melanggara ketentuan OJK Nomor 77/pojk.01/2016 tentang Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi yang berpotensi merugikan masyarakat,” kata Tongam Kamis (14/3).

Total, kata Tongam, hingga Maret ini sebanyak 803 entitas yang dibubarkan, yaitu 404 pada periode 2018 dan 399 entitas pada Januari hingga Maret 2019.

Tongam mengingatkan kepada masyarakat untuk mengecek fintech di situs OJK sebelum menggunakan fasilitas melalui fintech. “Para pelaku memanfaatkan kekurang pahaman sebagian anggota masyarakat terhadap investasi dengan menawarkan imbal hasil atau keuntungan yang tidak wajar,” ucap Tongam.

“Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima,” imbuh Tongam. Peneliti Indef Ahmad Heri Firdaus mengimbau masyarakat sebelum menggunakan faslitas fintech pinjaman online terlebih dahulu mengecek di website OJK. (din/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.