Pilih Lembaga Gadai yang Terdaftar

OJK Minta Masyarakat Cermat

11
?

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Memberikan perlindungan bagi konsumen pengguna jasa pergadaian dan financial technology (fintech), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menggelar workshop Penanganan Gadai Swasta dan Perusahaan Fintech di Hotel Grand Metro Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya Kamis (1/11).

Kepala OJK Tasikmalaya Asep Ruswandi mengatakan saat ini OJK telah menetapkan Peraturan OJK Nomor 31/POJK.05/2016 tentang Usaha Pergadaian. Penetapan POJK tersebut bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat. Selain itu, POJK tersebut memberikan landasan hukum bagi OJK dalam rangka pengawasan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha pergadaian demi terciptanya usaha pegadaian yang sehat dan perlindungan bagi konsumen.

“Makanya pada workshop ini kami mengundang peserta dari pemerintah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, instansi, akademisi, pengusaha dan masyarakat untuk diberikan edukasi mengenai POJK tersebut,” katanya.

Dengan adanya POJK tersebut, kata ia, maka usaha pergadaian swasta harus mendaftarkan usahanya secara legal kepada OJK. Sejauh ini OJK mencatat, baru ada satu usaha pergadaian swasta yang sudah mendaftarkan diri ke OJK. Namun pergadaian tersebut belum mempunyai izin.

“Dan saat ini memang sudah banyak usaha pergadaian swasta yang beroperasi tapi belum mendaftarkan legalitasnya ke OJK,” tutur dia.

Tambah dia, untuk mempunyai izin tersebut usaha pergadaian harus menempuh dua tahap yakni harus terdaftar dulu di OJK, lalu menempuh persyaratan-persyaratan perizinan yang lainnya. “Proses perizinan itu menempuh waktu satu tahun,” ujarnya.

Ia berharap, para pelaku usaha pergadaian swasta bisa mengikuti peraturan yang ada. “Sebab, usaha pergadaian yang tidak terdaftar atau belum memiliki izin usaha akan ditertibkan,” katanya.

Begitupun kepada masyarakat, lanjut Asep, harus cermat dalam menggadaikan barangnya. Pilih lembaga yang sudah berizin atau usaha pergadaian milik pemerintah yang sudah jelas legalitasnya. “Agar masyarakat terlindungi. Kalau usaha pergadaian tidak ada izin bisa saja menyimpan barang-barang itu sembarangan, sehingga saat ada bencana kebakaran tidak bisa diganti, karena tidak ada asuransinya,” papar dia.

Lanjutnya, legalitas usaha pergadaian yang didapatkan dari OJK memiliki manfaat bagi pelaku usaha yaitu meningkatkan kepercayaan konsumen. (ujg/adv)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.