Oknum Kades Cabuli Gadis di Bawah Umur Diserahkan ke Kejaksaan Garut

76
0
DITAHAN. Pelaku dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur digelandang untuk ditahan di Rutan Garut kemarin. Yana taryana / rakyat garut
Loading...

TAROGONG KIDUL– Satuan Reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Garut melimpahkan berkas perkara dugaan pencabulan oknum kepala desa di Kecamatan Cikelet ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Rabu (6/1).Dalam pelimpahan tahap dua ini, polisi juga menyerahkan oknum kades yang diduga mencabuli anak tim suksesnya yang masih di bawah umur.

Usai diserahkan dari kepolisian, oknum Kades berinisial P ini diperiksa sebentar jaksa penuntut pada Pidana Umum (Pidum) dan selanjutnya langsung dikirim ke Rutan Garut untuk ditahan.

“Iya benar hari ini (kemarin, Red) kita menerima pelimpahan tahap dua perkara asusila dengan tersangka berinisial P,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri GarutSugeng Hariadi kepada wartawan di kantornya, kemarin.

Baca juga : Stok Kedelai di Garut Aman, Harga Melambung

Pihaknya akan meninjau ulang berkas pelimpahan tersebut sebelum nantinya kasus tersebut disidangkan. “Sesuai dengan kententuan, kami masih memiliki waktu tujuh hari kedepan untuk meneliti berkas, jika sudah lengkap akan dipersidangkan,” ucapnya.

Loading...

Sugeng menerangkan, selain menerima berkas perkara dan juga barang bukti, pihaknya menerima pelimpahan tersangka.”Tersangka kita sudah tahan. Untuk persidangan kita akan melihat dulu berkas perkaranya, kalau lengkap kita akan segera sidang,” ujarnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Garut AKP M Devi Farsawan mengatakan, tersangka kasus pencabulan berinisial PM dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak tentang Persetubuhan dan Perbuatan Cabul terhadap Anak di Bawah Umur.

Pasal yang dikenakan kepada oknum kepala desa ini yakni pasal 76 D Jo Pasal 81 dan atau Pasal 76 E Jo Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2012 Tentang Perlindungan Anak.

”Ancaman hukuman dalam pasal-pasal ini paling rendah lima tahun dan maksimal 15 tahun,” kata Devi belum lama ini. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.