Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Oknum PNS Ikut Keroyok Pemuda

108
0
LAPORKAN PENGEROYOKAN. Korban dan keluarga korban melaporkan pengeroyooan ke Polsek Parigi Rabu (27/2).

PARIGI – Dea Pebi (20), warga Dusun Cijoho Desa Parigi Kabupaten Pangandaran mengaku dikeroyok sejumlah orang, Minggu dini hari (25/2). Salah satu pelakunya diduga PNS di Kabupaten Pangandaran. Pihak keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Parigi.

Depi (30), keluarga korban menuturkan, aksi pengeroyokan tersebut berawal dari keributan korban dengan salah seorang pelaku pengeroyokan.

“Di salah satu kafe di Blok Pamugaran Pangandaran sempat terjadi permasalahan saling dorong antara korban dengan salah satu pelaku,” ungkapnya Selasa (27/2).

Dikatakannya, aksi pengeroyokan kemudian terjadi di depan salah satu warnet di Parigi. “Setelah pulang dari kafe korban memang gak langsung pulang ke rumah, di situlah dihampiri para pelaku pengeroyokan,” ujarnya.

Ia mengaku tak habis pikir karena salah satu pelaku pengeroyokan merupakan PNS yang bekerja di Kabupaten Pangandaran. Bahkan, kata dia, diduga pelaku mengeroyok korban dalam keadaan mabuk. “Sebelum melakukan pengeroyokan, oknum PNS tersebut sempat mencari korban dalam keadaan mabuk berat ke rumah makan Cijalu dan di rumah makan tersebut, kemudian melakukan pengancaman dan sempat akan memukul salah satu warga di sana sampai merobek baju,” ujarnya.

Akibat aksi pengeroyokan tersebut korban mengalami luka robek di bagian bibir dan sejumlah luka memar di wajah. “Korban sekarang dirawat di puskesmas Parigi karena mengalami luka,” ungkapnya.

Atas tindakan oknum PNS bersama rekan-rekannya itu, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Parigi. Dirinya meminta aparat penegak hukum memproses kasus tersebut hingga tuntas.

Kanit Serse Polsek Parigi Ajat membenarkan aksi pengeroyokan tersebut. Pihaknya akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saksi termasuk pelaku pengeroyokan. “Atas kasus pengeroyokan tersebut, para pelaku terancam pasal 170 jo 351 KUHP,” ujarnya. (nay)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.