Olah Barang Bekas Jadi Benda Bernilai

207
0
PELATIHAN. Ibu-ibu PKK Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng mengikuti pelatihan pengolahan barang bekas di Aula SMPN 1 Cikoneng Jumat (20/10).

Tidak semua barang bekas harus dibuang. Beberapa masih bisa dimanfaatkan menjadi bahan kerajinan tangan. Hal ini dijelaskan dalam workshop pengolahan barang bekas yang diselenggarakan di SMPN 1 Cikoneng kemarin (20/10).

IMAN S RAHMAN, Ciamis

Sejumlah anggota PKK Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Ciamis sibuk memperagakan pengolahan berang bekas menjadi kerajinan tangan dalam workshop yang digelar Alfamart usai salat Jumat itu, pukul 14.00 .
Branch Manager Alfamart Bandung Yosia Andika Pakiding mengatakan pelatihan pengolahan barang bekas itu bertujuan memberdayakan masyarakat agar lebih kreatif mengolah sampah. Mereka juga bisa menjadi lebih mandiri dengan menjual hasil kerajinan tangan yang mereka buat. Sehingga, mereka akan terpacu berwirausaha.
“Harapan kami nantinya ibu rumah tangga bisa menjadi kreatif dan bisa menjadi wirausahawaan,” katanya.
Bendahara Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS-3R) Desa Margaluyu Enok Hasanah (47) mengungkapkan pelatihan sampah membantu masyarakat mengolah barang bekas yang masih bisa digunakan. Sebab, tidak semua sampah harus dibuang. Seperti botol plastik, kantong kresek dan limbah kertas.
“Nantinya bila kami sudah bisa membikin aneka kerajinan, tentunya barang limbah semua bersama ibu PKK akan dijadikan kerajinan berguna, serta bisa dijadikan barang bernilai ekonomis,” tuturnya.
Dia berharap pelatihan seperti itu bisa rutin digelar agar masyarakat bisa menimba banyak ilmu tentang pengolahan barang bekas menjadi barang bernilai ekonomis. Sehingga, kaum ibu akan dapat membantu penghidupan keluarga. “Kami berterimakasih kepada pihak Alfamart yang telah memberikan pelatihan,” pungkasnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.