Olahan Tradisional Mulai Dilirik Hotel

6
Beni Yoga

TAROGONG KIDUL – Sejumlah pengelola hotel mulai tertarik berbagai produk olahan makanan tradisonal hasil pertanian lokal. Itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut Beni Yoga.

Kata dia, peluang pemasaran produk makanan olahan dari petani Garut saat ini cukup bagus, salah satunya mulai adanya permintaan dari manajemen hotel di Garut.

Permintaan pasar dari industri hotel itu merupakan peluang yang harus dipenuhi produsen produk pertanian.

“Sekarang peluang pemasarannya sudah mulai terbuka lebar, salah satunya permintaan dari hotel,” terangnya.

Beni menyebutkan hasil pendataan di lapangan, produk makanan olahan pertanian maupun perkebunan di Garut cukup banyak. Tercatat ada 120 jenis makanan yang siap dipasarkan. Seperti combro, burayot getuk dan lain-lain.

Selama ini, lanjut dia, produk makanan olahan dari Garut terkendala pemasarannya, termasuk masih minim dalam segi pengemasannya.

“Sekarang pemasaran produk makanan olahan lokal Garut masih lemah pemasarannya, sehingga kalah bersaing dengan produk luar daerah,” paparnya.

Ia berharap masyarakat yang mengolah makanan dari bahan baku hasil pertanian di Garut dapat dikemas lebih menarik.

“Untuk itu perlu adanya dorongan dan pelatihan bagi para pelaku UMKM khususnya kuliner agar lebih inovatif dan kreatif,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.