Omzet Turun Drastis, PHRI Kota Banjar Minta Keringanan Pajak

309
0
ASPIRASI. Ketua PHRI Kota Banjar Deni Irawan meminta pemerintah untuk meniadakan pajak restoran dan hotel sementara waktu. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Dampak mewabahnya virus corona, tingkat kunjungan restoran, rumah makan dan hotel menurun drastis. Bahkan banyak rumah makan yang gulung tikar.

Hal itu diungkapkan Ketua Perkumpulan Hotel dan Restoran Hotel Indonesia (PHRI) Kota Banjar Deni Irawan.

Baca juga : Ini Dia Kader Terbaik Ponpes Idrisiyyah yang Diwakafkan Jadi Calon Bupati Tasik

Dengan kondisi dunia usaha yang tak menentu ini, pihaknya meminta pemerintah daerah meniadakan pajak restoran dan hotel untuk sementara sampai kondisi pulih. Di kondisi saat ini pajak dianggap memberatkan para pemilik restoran dan hotel.

“Kita sudah sampaikan permintaan hal itu langsung kepada ibu Wali Kota Banjar supaya pajak ditiadakan dulu,” ujarnya kepada Radar, Jumat (27/3).

Baca juga : Pemprov Jabar Larang Warga Pulang Kampung untuk Antisipasi Penyebaran Corona

Loading...

Menurut dia, pemerintah harusnya bisa memahami kesulitan para pengusaha restoran dan hotel saat ini. Beberapa restoran dan hotel sudah ada yang tutup dan merumahkan para karyawannya karena tidak bisa menutup biaya operasional.

Maka, sambung ia, harus ada kebijakan yang meringankan pengusaha, sehingga pemilik restoran dan hotel bisa tetap buka dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.  “Tempat usaha saya pun ditutup sementara,” jelasnya.

Baca juga : Sekda Jabar: Warga Jangan Mudik, Jangan Piknik!

Kata dia, dirinya berharap pemerintah daerah bisa memahami situasi dan kondisi saat ini, untuk bisa merealisasikan peniadaan sementara pajak restoran dan hotel di Kota Banjar.

“Dampaknya cukup besar, jangan sampai pemilik restoran, rumah makan dan hotel gulung tikar. Lantaran pajak tetap berjalan, sementara pemasukan tidak ada,” tutupnya. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.