Opak Open Diekspor ke Arab Saudi

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Opak open atau opak panggang dari Kota Banjar menembus pasar ekspor. Salah satu negara tujuannya adalah Arab Saudi.

Salah satu tempat produksi opak open berada di Dusun Sindang Mulya Desa Kujang Sari Kota Banjar. Pemiliknya, Hermayati. Dia mulai memproduksi opak tersebut sejak tahun 2016.

“Harganya Rp 50 ribu kilogram per kilo. Untuk jenisnya sendiri mungkin sama ya dengan opak hasil buatan orang lain. Cuman yang membedakannya dari bumbu dan ini matangnya open sehingga rasanya berbeda. Alhamdulillah pesanan dari Arab Saudi juga banyak. Dalam sebulan bisa dua sampai tiga kali kirim. Kalau banyaknya tergantung pesanan dari sana,” kata dia Minggu (9/9).

Di rumahnya, Hermayati memproduksi beras ketan menjadi opak mentah. Setelah kering dengan cara dijemur. Kepingan-kepingan opak itu dikirim ke lokasi pemanggangan tidak jauh dari rumahnya.

“Kalau di sini bikin mentahnya saja, ngasakeuna mah di palih ditu aya tempatna deui khusus,” katanya.

Ia mengaku pemerintah Kota Banjar sudah memberikan bantuan berupa mesin untuk produksi serta mesin pengemasan. Produknya sendiri sudah diakui dan terdaftar di BPOM.

“Alhamdulillah sudah tercatat di Kementerian Kesehatan dan BPOM. Karena ya syarat untuk mengirim ke luar negeri harus terdaftar di BPOM,” kata dia.

Selain ke luar negeri, pesanan tiap harinya datang langsung ke rumahnya. Para pedagang kelontongan di pasar Kota Banjar juga secara konsisten telah bekerja sama dengan produk UMKM-nya ini. (cep)

loading...