OPD Kota Banjar Dinilai tak Transparan Sampaikan Informasi

24
0
LAPORAN. Aktivis Forum Keluarga Mahasiswa Kota Banjar Awwal Mujakki mendorong Kejaksaan Negeri Banjar menuntaskan laporan-laporan dari masyarakat. istimewa

BANJAR – Aktivis mahasiswa Awwal Muzakki terus mengkritisi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memberikan pelayan informasi dan dokumentasi publik.

Awwal menilai OPD tidak transparan menyampaikan informasi sebagaimana diamanatkan UU 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) lewat website PPID dan Patroman.

Dia menilai website PPID dan Patroman tidak diisi dengan informasi, baik informasi yang tersedia setiap saat, informasi serta merta dan informasi berkala secara maksimal. “Kita akan menggelar hearing besok (hari ini, Red) terkait persoalan ini,” ujarnya.

Kata dia, jika tidak bergerak, maka tidak ada yang mengawasi sehingga website tidak ada perubahan. “Padahal transparansi informasi itu menjadi kewajiban pemerintah untuk menyampaikannya ke publik, salah satunya melalui website resmi yang sudah dibuat,” kata Awwal, Selasa (6/10).

Ia menilai OPD termasuk Diskominfo sebagai pintu keterbukaan informasi Kota Banjar telah gagal didalam memenuhi tugas dan mandat perundang-undangan yang berlaku tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Kami mendesak pemerintah kota memperbaiki hal ini. Sehingga pemenuhan informasi yang wajib disampaikan ke publik terlaksana. Harus ada evaluasi supaya website pemerintah tidak tertinggal,” katanya.

Loading...

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjar Agus Kostaman membantah website resmi Pemkot Banjar tidak di-update. “Setiap hari juga diisi informasi-informasi bagi masyarakat,” kata Agus melalu pesan tertulis tadi malam. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.