Operator Tingkatkan Ketelitian Verifikasi

55
0
VERIFIKASI. Operator SMPN 14 sedang melakukan verifikasi dan validasi PPDB online 2019 Senin (1/7). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya langsung menindaklanjuti beredarnya pesan Whatsapp (WA) mengenai kejanggalan terhadap penerimaan peserta didik baru (PPDB) online di Kota Tasikmalaya.

“Hari Rabu (3/7) kemarin memang beredar WA yang isinya mengenai siswa yang mendapat skor zonasi tinggi hingga 99 poin, padahal alamat rumahnya sangat jauh dari sekolah yang dituju,” kata Admin PPDB Online 2019 Disdik Kota Tasikmalaya Egan Iqna Hidayat kepada Radar, Kamis (4/7).

Disdik langsung bergerak untuk memperbaiki titik koordinat sesuai dengan alamat kartu keluarga (KK) siswa yang dimaksud dalam WA tersebut. Perbaikan titik koordinat ini dilakukan secara manual di kantor Disdik Kota Tasikmalaya sehingga tidak ada lagi kekeliruan.

“Pemantauan terus kami lakukan. Untuk semua petugas yang terlibat dalam PPDB online zonasi ini diharapkan bisa meningkatkan ketelitian dalam verifikasi dan validasi, jangan sampai teledor,” ujarnya.

Lanjutnya, jika petugas operator menemui data siswa yang janggal (Alamat KK dan garis koordinat tidak tepat, Red) bisa melakukan penolakan verifikasi terlebih dahulu. “Setelah penolakan tersebut, pendaftar bisa diarahkan ke kantor Disdik untuk perbaikan data,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, jika masyarakat menjumpai adanya ketidakwajaran terkait sistem zonasi PPDB, bisa melapor ke pos pengaduan yakni operator SD dan SMP serta datang langsung ke Disdik Kota Tasikmalaya. “Jika ada temuan kejanggalan, akan segera diperbaiki,” ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya Dr H Dadang Yudhistira SH MPd mengimbau kepada panitia PPDB online 2019 untuk teliti dalam memantau skor zonasi. Jika tidak rasional, kata ia, hendaknya ditolak dulu dan diberikan kesempatan daftar kembali setelah titik koordinatnya benar. “Jika ada orang tua, guru atau pihak lainnya melakukan kecurangan seperti menggunakan data yang tidak benar baik identitas, data nilai ataupun data titik koordinat maka akan dikenakan diskualifikasi,” jelasnya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.