OPM, Antisipasi Lonjakan Harga

42
0

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan segera melaksanakan operasi pasar murah (OPM) mulai 27 Mei. Kegiatan tersebut untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Menjelang Lebaran dipastikan tingkat kebutuhan masyarakat akan kebutuhan pokok akan mengalami peningkatan. Jadi kami hadir untuk antisipasi terjadinya lonjakan harga,” ujar Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Garut Erwin Nugraha kepada wartawan Kamis (16/5).

Selain untuk menstabilkan harga, kegiatan itu juga untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam pemenuhan kebutuhan pokok. “Jadi di OPM ini kami beri subsidi 50 persen dari harga normal. Ini akan membantu untuk masyarakat kurang mampu mendapatkan kebutuhan pokok,” terangnya.

Erwin menerangkan rencananya OPM akan dilaksanakan di sejumlah kecamatan yang masyarakatnya mengalami rawan daya beli. “Kegiatan ini merupakan program Pemprov Jabar yang dilaksanakan oleh kabupaten dan kota di Jawa Barat, termasuk Garut,” terangnya.

Dalam OPM, kata dia, barang yang dijual merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang sangat dibutuhkan seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur hingga daging. “Saat Lebaran, kebutuhan pokok jenis ini biasanya sangat dibutuhkan masyarakat. Jadi kami sediakan dalam OPM,” terangnya.

Ditanya terkait penyebab kenaikan harga menjelang Lebaran, Erwin menerangkan itu akibat tidak seimbangnya suplai barang dengan tingginya permintaan pasar. “Antisipasi ini sudah dilakukan dengan adanya kebijakan Dishub terhadap truk khusus pengangkut kebutuhan pokok bisa melintas saat arus mudik, sehingga tidak ada terjadi keterlambatan suplai barang,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.