Legislator, DPRD Kota Tasikmalaya

Optimalkan Pelayanan untuk Masyarakat

110
0
Herman Suherman, SPdI
Loading...

Duduk menjadi anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya,periode 2014-2019, banyak yang sudah dilakukan Herman Suherman SPdI.

Pria yang akrab disapa Ustaz Herman ini, selain aktif di DPRD, dia terkenal sebagai salah satu da’i yang mengisi pengajian.

Bahkan selama berada di DPRD, Ustaz Herman kerap didaulat menyampaikan tausyiah di berbagai kegiatan resmi DPRD Kota Tasikmalaya.

Saat Radar berkunjung ke rumahnya, belum lama ini, terlihat deretan buku-buku, tafsir-tafsir alquran tersusun rapi di ruang tamu rumahnya. Dengan bersahaja, pria kelahiran Tasikmalaya 1 Juni 1961, menceritakan berbagai kegiatannya selama hampir lima tahun menjadi wakil rakyat.

“Banyak hal yang sudah dilakukan selama berada di DPRD, bersama anggota lainnya. Mulai dari melaksanakan fungsi pengawasan, legislasi dan penganggaran,” ungkap alumni Fakultas Tarbiyyah YPPI Kota Tasikmalaya tahun 1982 ini.

Sebagai anggota komisi IV, yang membidangi masalah kesehatan, tenaga kerja, pendidikan, sosial juga kesejahteraan masyarakat, Ustaz Herman menyampaikan beberapa catatan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan serta ketenagakerjaan.

“Kita pengawasan ke rumah sakit, puskesmas-puskesmas, yang masih harus diperbaiki adalah pelayanan agar bisa lebih maksimal. Kemudian berkaitan dengan ketenagakerjaan, kita juga mendatangi perusahan-perusahan, melakukan pengecekan sudah sejauh mana memperhatikan tenaga kerja, mulai dari gaji yang harus sesuai upah minimum, kemudian fasilitas BPJS Kesehatan, wanita yang hamil apakah ada tunjangan dari perusahaan, itu pun banyak kita tanyakan,” jelasnya.

loading...

Selain pelayanan, untuk bidang kesehatan, Ustaz Herman mencatat bahwa ketersediaan obat harus menjadi perhatian.

Pasalnya saat melakukan pengawasan, biasanya komisi IV pun bertanya pada pasien apa yang masih kurang dan harus diperbaiki agar lebih baik lagi.

Untuk bidang pendidikan, kata Ustaz Herman, ada beberapa catatan yang ditemuinya di masyarakat. Salah satu yang harus ada solusinya adalah, masih adanya sekolah yang tidak memberikan ijazah, karena siswa masih memiliki tunggakan ke sekolah. Selain itu, dia menyoroti masalah vandalisme yang masih sering terjadi. “Bagaimana agar ke depannya hal-hal tersebut tidak terjadi lagi di Kota Tasikmalaya,” paparnya.

Selain pengawasan, lanjut Ustaz Herman, ada banyak hal yang sudah diperjuangkan untuk masyarakat. Seperti pembangunan fisik, dirinya kerap mengajukan atau mendorong pembangunan sarana posyandu.

Selain itu pembangunan sarana ibadah seperti masjid dan madrasah. Namun untuk pengajuan pembangunan fisik, ada beberapa kendala yang dihadapi masyarakat. Salah satunya adalah dalam pembuatan proposal pengajuan.

Masih banyak masyarakat yang belum memahami seperti apa prosedurnya, sehingga ke depan harus ada sosialisasi kepada masyarakat.

“Itu salah satu kendala. Tapi untuk pembangunan di wilayah Cipedes-Indihiang secara umum sudah merata. Pengaspalan jalan dan sebagainya, hasilnya sudah bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Selama hampir lima tahun di DPRD, Ustaz Herman kerap menyampaikan pertangungjawaban dari amanah masyarakat melalui reses.

Biasanya semua yang sudah dilaksanakan ditampilkan dalam bentuk slide foto-foto untuk menunjukkan hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.

Ke depan, Ustaz Herman, ingin menyisir daerah-daerah yang memang belum tersentuh pembangunan secara maksimal. Baik itu sarana ibadah, keagamaan, maupun pembangunan fisik.

Selain aktif di komisi IV, Ustaz Herman tercatat sebagai anggota Badan Legislasi. Menurutnya sudah banyak peraturan daerah yang dibahas dan memang itu untuk kepentingan masyarakat.

“Seperti sekarang, kita sedang membahas tentang peraturan daerah mengenai sistem kesehatan daerah, tentang ketenagakerjaan juga ada, tentang sosial juga ada,” tandasnya.

Untuk penganggaran dirinya kerap mendorong agar anggaran bisa digunakan untuk pembangunan yang dibutuhkan masyarakat banyak.

Saat ini, melihat Kota Tasikmalaya yang cukup banyak mengalami perubahan, baik secara pembanganun maupun tatanan masyarakatnya, DPRD ke depan akan terus memperjuangkan agar pembangunan di Kota Tasik bisa merata.

“Dan saya pun ingin menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat yang sudah mendukung DPRD, sehingga bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Mari kita sama-sama memperjuangkan yang terbaik untuk masyarakat Kota Tasikmalaya. Kemudian kita juga harus membangun jiwanya, tidak hanya membangun secara fisik saja. Harus ada keseimbangan antara pembangunan fisik dengan pembangunan jiwa dan mentalnya. Serta harus mampu menunjukan sebagai Kota Tasikmalaya yang reli­gius Islami,” pungkasnya. (red)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.