Optimis PAD PBB-2 Tercapai

28
H Achdiat Siswandi

TAWANG – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Tasikmalaya optimis target pen­dapatan asli Daerah (PAD) Rp 29 miliar lebih tahun ini bisa tercapai. Pen­dapatan tersebut dari Pajak Bumi dan Bangunan Per­desaan dan Per­kotaan (PBB-P2).

Kepala BPPRD Kota Tasikmalaya H Achdiat Siswandi menjelaskan target 2019 lebih besar dari tahun sebelumnya. Tahun 2018 target PAD PBB-2 Rp 20 miliar lebih. Kini targetnya menjadi Rp 29 miliar lebih.

“Kami yakin ini bisa tercapai di 2019, karena tahun sebelumnya juga tercapai lebih dari target,” ujarnya saat dihubungi Radar Senin (22/4).

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya terus berupaya. Diantaranya, sosialisasi kepada kader pemungut hingga kepada wajib pajak. “Itu terus kami laksanakan agar mereka ini sadar membayar PBB itu,” tuturnya.

Kesadaran pembayaran pajak, khususnya PBB-P2, kata Achdiat, harus tumbuh. Mereka diimbau membayar pajak tepat waktu. “Karena bila setiap tahun tidak dibayar akan malah semakin banyak, piutang pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak,” tutur pejabat eselon II senior ini.

Achdiat menjelaskan pihaknya akan terus menagih pajak sekurang-kurangnya lima tahun. Setelah itu, meskipun tidak ada penagihan, catatan tunggakan pajak itu tetap akan ada dan tidak berubah. “Sehingga saya minta masyarakat taat bayar pajak,” kata Achdiat mengimbau.

Pemerintah juga, kata Achdiat, melakukan penyesuaian pajak terhadap nilai objek pajak. “Penyesuaian ini sehingga pajak tanah yang berada di dekat jalan berbeda dengan tanah dengan pajak yang berada di daerah pedesaan. Masa harganya sudah naik pajaknya sama dengan tanah yang ada di daerah di pedesaan,” ujar dia. (ujg)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.