Orang yang Masuk Pangandaran Langsung Disemprot Desinfektan dan Rapid Tes

410
0
DIPERIKSA. Sejumlah kendaraan dan penumpangnya yang masuk ke Pangandaran diperiksa kesehatan antisipasi penyebaran corona, Selasa (31/3) Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten Pangandaran mulai melakukan pemantauan ketat terhadap pendatang dari luar daerah dalam pencegahan penyebaran virus corona, Selasa (31/3).

Pengetatan kedatangan dilakukan di lima titik yang berbatasan langsung dengan Cilacap, Ciamis dan Tasikmalaya. Petugas gabungan melakukan penyemprotan disinfektan kendaraan dan penumpangnya.

Baca juga : Perbatasan Pangandaran Dijaga Ketat Petugas

“Yang mendapatkan pemeriksaan ketat adalah kendaraan dari zona merah penyebaran corona. Bagi masyarakat yang datang dari daerah zona merah penyebaran virus corona, mereka langsung dites kesehatannya, itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata kepada wartawan, kemarin.

Kata dia, apabila dalam pemeriksaan kesehatan ditemukan warga yang bergejala mengarah kepada virus corona akan langsung ditangani oleh tenaga medis. Sehingga tidak menyebar ke orang lainnya.

Kata dia, dalam posko pengetatan kedatangan warga dari luar daerah pun disiapkan alat rapid tes. Sehingga bisa langsung memastikan bahwa yang dicurigai positif atau negatif. “Rapid tes untuk para pendatang yang dicurigai agar pemkab tidak kecolongan. Setidaknya ada sekitar 100 unit rapid tes yang tersedia, nanti kita akan minta tambahannya,” ucapnya.

Baca juga : Petugas Medis Pangandaran Kerap Diancam & Ditodong Pisau saat Periksa ODP Corona

Andri (34), salah satu pengemudi yang diberhentikan mengaku mendukung adanya pengetatan wilayah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona. “Bagus, jadi Pangandaran aman, saya mah mendukung saja,” katanya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.