Ornamen Berbau SARA di Transmart Kota Tasik Diprotes Warga, Manajemen Bilang Begini..

1029
0
JELASKAN. Perwakilan Transmart Pusat, Satria (tengah) saat audiensi dengan Kompak di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (7/2). rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

INDIHIANG – Masa gabungan Lembaga Swadaya masyarrakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang tergabung dalam Komunitas Pemerhati Kebijakan (Kompak), mendatangi wakil rakyat di gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (02/07).

Mereka beraudiensi dengan para wakil rakyat dan perwakilan manajemen Transmart Kota tasikmalaya. Massa mengkritik Transmart yang diduga memasang ornamen yang berbau zionis di Transtudio.

Pantauan radartasikmalaya.com di lokasi, massa mendesak pihak Transmart Kota Tasikmalaya harus ikut menjaga kultur Islam. Sebab, mayoritas masyarakat Kota Tasik beragama Islam.

“Jadi kultur ke-Islaman harus dijaga oleh Transmart. Kita ingin kearifan lokal dijaga. Tolong ketika ada ornamen itu jangan juga digabung dengan agama lain,” pinta¬†Andi Abuy, perwakilan Kompak, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Transmart Diminta Bikin Jalan Lewat Belakang, Jika Tidak Ini Sanksinya..

“Kita telisik juga itu ornamen ternyata mirip salib. Maksudnya seperti apa itu dipasang? kita jadi pertanyakan? Kami tak alergi investor. Namun investor harus berwawasan lingkungan dan memperhatikan kearifan lokal,” sambungnya.

Sementara Sementara itu Vice President Coorporate Comunication Transmart, Satria Hamid, berjanji akan mengubah ornamen tersebut dan tak hanya menutupnya. “Kita akan evaluasi dan mengubah ornamen itu dan terima kasih hal ini jadi masukan positif bagi kami,” tuturnya dalam audiensi itu.

Jelas Satria, pada intinya pihaknya tak ada niatan buruk memasang ornamen yang dianggap berbau Sara. Karena ornamen itu dia contoh dari ornamen Masjid Taj Mahal, India.

“Kita tidak ada niatan untuk seperti yang dituduhkan itu. Karena ornamen di Transtudio yakni Masjid Taj Mahal. Tapi demi kenyamanan ya kami tutup ornamen itu. Insya Allah unsur ke-Islaman kita jaga di Kota Tasik,” janjinya.

(rezza/radartasikmalaya.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.