Ortu Korban Kesadisan Geng Motor di Kota Tasik Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

64
0
radartasikmalaya.com
Korban pembacokan yang diduga dilakukan geng motor saat ditemui di rumahnya, Minggu (20/12) malam. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Tasikmalaya sampai saat ini masih memburu geng motor yang telah melakukan penganiayaan dan pembacokan terhadap dua pemuda di daerah Kalangsari Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

“Kami masih melakukan pencarian dan perburuan para pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman kepada wartawan, Rabu (23/12) siang.

Ia menerangkan, identitas para pelaku sudah dikantongi pihalnya, sehingga diharapkan dalam waktu dekat tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim bisa segera ditangkap.

“Belum kang, tim Buser masih bergerak di lapangan untuk mencari keberadaan para pelaku. Mohon doa restunya saja,” terangnya.

Sementara itu, orang tua korban pembacokan geng motor, Deni Rusmana berharap polisi segera menangkap para pelaku dan memberikan keadilan terhadap anaknya yang telah menjadi korban kebrutalan geng motor.

Loading...

“Saya minta pihak kepolisian segera menangkap para pelaku karena geng motor itu sudah sangat meresahkan masyarakat,” tuturnya.

Sekadar diketahuj, kawanan geng motor di Kota Tasikmalaya kembali berulah dengan melakukan penganiayaan dan pembacokan terhadap dua pemuda di Jalan Ahmad Yani, Tawang, Kota Tasik, Minggu (20/12) dini hari.

Dalam insiden tersebut, korban berinisial AR (26) mengalami luka bacok di kepala bagian belakang dan pundak, sedangkan korban TA (21), mengalami luka lebam di wajah dan tubuh akibat dianiya para pelaku.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya meminta aparat keamanan bertidak tegas terhadap keberadaan geng motor, pasalnya sudah meresahkan dan memakan korban warga.

“Saya mohon perketat lagi keamanan, aparat kepolisian dibantu TNI untuk betul-betul secara tegas menindak keberadaan geng motor ini,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasik, Muhammad Yusuf.

Menurutnya, kemunculan geng motor ini seolah seperti kucing-kucingan dengan petugas.

Ketika aparat patroli ke daerah-daerah yang dianggap rawan mereka tidak ada, tapi begitu petugas ke lokasi lain muncul lagi.

“Jadi kaya kucing-kucingan, susah kan,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.