PAD Pangandaran dari Pariwisata Makin Melorot

241
0
BERENANG. Sejumlah wisatawan mancanegara saat bermain selancar di objek wisata Batukaras Kabupaten Pangandaran, Selasa (7/1). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
BERENANG. Sejumlah wisatawan mancanegara saat bermain selancar di objek wisata Batukaras Kabupaten Pangandaran, Selasa (7/1). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran tidak tercapai, realisasi dari sektor ini hanya 67,17 persen.

Ketua Tim Khusus Retribusi Pariwisata Dadan Sugista mengatakan total target PAD dari sektor pariwisata sepanjang tahun 2019 sebesar Rp 27,5 miliar.

”Sementara untuk capaian tahun ini hanya Rp 18,472 miliar, atau sisanya sebesar Rp 9 miliar,” ujarnya kepada Radar, Selasa (7/1).

Itu artinya, kata Dadan, PAD Pangandaran untuk tahun ini hanya mencapai 67,17 persen dari keseluruhan target. ”Memang kekuranganya masih besar,” singkatnya.

Padahal, menurutnya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pangandaran selama 2019 cukup besar, hingga 3,7 juta wisatawan. ”Padahal kunjungannya didominasi oleh wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Kunjungan wisatawan tahun ini, tambah dia, lebih sedikit dibandingkan dengan kunjungan tahun lalu. ”Kunjungan wisatawan tahun lalu mencapai 4 juta lebih dengan PAD mencapai Rp 19,814 miliar,” jelasnya.

Ia tidak memungkiri isu tsunami dan bencana menyebabkan kunjungan wisata ke Pangandaran lumpuh selama lima bulan, saat itu kunjungan wisata anjlok.

”Jadi sangat berpengaruh pada kunjungan wisata kami saat itu, tapi kami optimis dengan adanya penataan pantai bisa mendongkrak kembali kunjungan wisata ke Pangandaran,” singkatnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.