PAD Uji KIR Dishub Kabupaten Tasik Lampaui Target

27
0
UJI KIR. Kendaraan jenis truk saat uji kir di Dinas Perhubungan, Kamis (21/1). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

SINGAPARNA – Sektor retribusi uji kelayakan kendaraan bermotor atau uji KIR pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tasikmalaya memperlihatkan tren positif di tengah pandemi Covid-19 ini.

Pasalnya, pendapatan asli daerah (PAD) yang dicapai dari sektor tersebut hingga 30 Desember 2020 mencapai 106,02 persen atau di angka Rp 1.092.340.000. Dengan begitu, PAD dari pelayanan KIR itu telah melampaui target retribusi pendapatan daerah.

Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya Iwan Roslan Effendi mengungkapkan, PAD diawal tahun 2020 mencapai Rp 1.531.520.000. Namun terjadi perubahan karena masih dalam masa pandemi.

Baca juga : Jasad Bayi Busuk yang Ditemukan di Cisayong Tasik Diotopsi, Ini Hasilnya..

“Ada perubahan target PAD pada Mei 2020 menjadi Rp 1.051.520.000 miliar. Alhamdulillah, sekarang mencapai target 106,02 persen, padahal pelayanan pernah tutup beberapa bulan selama masa pandemi waktu itu,” ujarnya kepada Radar, Kamis (21/1).

loading...

Iwan mengatakan, pandemi Covid-19 ini tidak berpengaruh pada capaian PAD dari sektor uji kir kendaraan bermotor. Masyarakat sudah mengerti arti dari uji KIR itu merupakan keselamatan berkendara. Kalau kendaraannya digunakan untuk menjalankan usaha, keluar biaya tidak masalah.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya Undang Arifin menyebutkan, pelayanan di kantor uji KIR Kabupaten Tasikmalaya tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang cukup ketat. Hal ini, dilalukan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19. “Prokes pencegahan Covid-19 tentunya sangat kita terapkan,” kata dia. (obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.